Natal IKEMAL Tanah Papua: Pesan Kasih dan Persaudaraan di Tengah Keberagaman
Jayapura (Papua), dimensitivinews.com.
Sabtu (20/12/2025) – Ikatan Keluarga Maluku (IKEMAL) di Tanah Papua menggelar ibadah dan perayaan Natal 2025 di Hotel Sunni Abepura, dengan mengangkat tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” dan subtema “Melalui Natal Katong Wujudkan Cinta Deng Kasih, Seng Lia Ale Pung Kurang Deng Beta Pung Labe.” Acara yang dihadiri sekitar 700 warga Maluku dan tamu undangan berlangsung penuh kehangatan dan sukacita.
Ibadah Natal dipimpin oleh Pendeta Nobel Forno, S.Th., yang dalam kotbahnya menekankan kehadiran Allah sebagai sumber keselamatan, kasih, dan persatuan dalam kehidupan keluarga. Ia mengajak umat untuk menjadikan Natal sebagai momentum memperkuat hubungan kekeluargaan, saling menerima dalam perbedaan, dan hidup penuh kasih tanpa melihat kekurangan satu sama lain.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen, yang menggantikan Gubernur Papua. Dalam sambutannya, ia menekankan apresiasi terhadap IKEMAL atas kontribusinya menjaga persatuan dan keharmonisan di Tanah Papua. “Perayaan ini menunjukkan bahwa keberagaman adalah kekuatan kita bersama. Nilai kasih, persaudaraan, dan saling menerima harus terus kita jaga untuk membangun Papua yang damai, aman, dan sejahtera,” ujarnya. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus mendukung kegiatan keagamaan dan budaya yang mempererat antarwarga.
Juga hadir langsung Sekretaris Jenderal Insinyur Haji Junaidi Rahim IAI beserta jajaran Forum Komunikasi Lintas Nusantara (FORKOM LKN) – yang diisi ketua paguyuban se-Tanah Papua. Kehadiran para tokoh ini menjadi simbol kuat persatuan antarwarga Nusantara di Papua.
Ketua Umum IKEMAL Christian Sohilait, ketika berjumpa awak media Dimensi TV News, menyampaikan harapan agar nilai-nilai kasih, persaudaraan, dan toleransi terus hidup dan menjadi fondasi masyarakat yang harmonis. Perayaan semakin meriah dengan penampilan artis asal ibu kota Maluku, yang menghibur dengan lagu-lagu rohani dan bernuansa Natal serta mempererat ikatan emosional antarhadirin.
(Eduardus Patria)






