Brimob Polda Sulsel Bangun Jembatan Darurat di Barru, Buka Akses Untuk Masyarakat Desa Nepo


Brimob Polda Sulsel Bangun Jembatan Darurat di Barru, Buka Akses  Untuk Masyarakat Desa Nepo
 
Barru (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com.

Personel Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan menggelar pembangunan jembatan darurat di Dusun Pakka, Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, pada Selasa (13/01). Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian Polri dalam menyelesaikan permasalahan akses transportasi yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.


Jembatan darurat yang direncanakan memiliki panjang sekitar 25 meter dan lebar 2,5 meter akan menjadi akses utama bagi warga Dusun Pakka, termasuk anak-anak sekolah, untuk beraktivitas sehari-hari. Pembangunan dilakukan setelah jembatan lama rusak parah dan tidak layak digunakan, bahkan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna.


Wadan Yon B Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Kompol Yermia William, S.E., M.M., menjelaskan bahwa proyek ini merupakan respon cepat terhadap keluhan masyarakat di wilayah tersebut. "Jembatan ini sangat vital bagi warga Dusun Pakka dan sekitarnya. Dengan adanya jembatan darurat, kami harap aktivitas masyarakat khususnya anak-anak yang bersekolah bisa kembali berjalan lancar, aman, dan nyaman," ucapnya.
 

Pembangunan melibatkan 20 personel Brimob dan didukung 10 personel Satsabhara Polres Barru. Para personel bekerja sama membersihkan puing-puing jembatan lama, menggali lubang tiang, serta membangun rangka cakar ayam sebagai pondasi. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 49 persen dan ditargetkan rampung dalam waktu kurang lebih tiga minggu ke depan.


Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol. Didik Supranoto, S.I.K., M.H., mengapresiasi dedikasi personel Brimob dalam kegiatan kemanusiaan ini. "Brimob menunjukkan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat. Jembatan darurat ini diharapkan dapat dimanfaatkan sementara untuk mendukung akses pendidikan dan mobilitas, sambil menunggu pembangunan jembatan permanen," jelasnya.


Ia menambahkan bahwa biaya pembangunan sepenuhnya berasal dari swadaya personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sulsel. Melalui kegiatan ini, Brimob Polda Sulsel menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup, keselamatan, dan kesejahteraan masyarakat di wilayah yang membutuhkan.

(Arfah Adha Mansyur)