Santri di Ponpes Al Inayah Dirawat di Rumah Sakit Usai Diduga Terlibat Perkelahian
TEBO (JAMBI), DIMENSITIVINEWS.COM
Seorang santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Inayah di Desa Perintis Jaya, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Jabal Rahmah setelah diduga terlibat perkelahian dengan sesama santri.
Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Rabu (4/3/2026) dini hari di lingkungan pondok pesantren. Informasi mengenai kejadian itu kemudian disampaikan kepada pihak keluarga pada siang harinya.
Santri berinisial MRF (15), yang merupakan siswa kelas II, selanjutnya dibawa pulang oleh keluarganya. Namun setelah tiba di rumah, kondisinya dilaporkan mengalami keluhan sakit pada bagian tubuh dan sempat muntah, sehingga keluarga memutuskan membawanya ke Rumah Sakit Jabal Rahmah untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari keluarga, MRF diduga mengalami perkelahian dengan beberapa santri lain yang merupakan kakak kelasnya. Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh persoalan terkait penggunaan telepon genggam yang tidak diperbolehkan di lingkungan pesantren.
Paman korban, Soni (45), berharap kejadian tersebut dapat menjadi perhatian bersama agar pengawasan terhadap para santri dapat semakin ditingkatkan.
“Kami berharap ada perhatian lebih dari pihak pesantren agar kejadian seperti ini tidak terulang,” ujarnya saat ditemui di rumah sakit.
Hal serupa disampaikan oleh kakek korban, A. Nami, yang turut menjenguk cucunya di rumah sakit. Ia berharap adanya komunikasi yang baik antara pihak keluarga dan pihak pesantren guna mencari solusi terbaik atas kejadian tersebut.
Saat ini MRF masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Jabal Rahmah dan berada dalam pengawasan tenaga medis.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Ponpes Al Inayah belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak pengelola pesantren untuk memperoleh informasi lebih lanjut.
(Herman)




