Notification

×

Iklan

Iklan

Dukung Target Ekspor Ikan Nasional, Dinas Perikanan dan Penyuluh Perikanan Gelar Raker Bersama Wakil Bupati Barru

2/20/26 | Jumat, Februari 20, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-20T06:06:36Z

Barru (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com

Dalam rangka mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan Indonesia menjadi eksportir terbesar ikan budidaya di dunia, khususnya untuk komoditas tambak dan air tawar, Pemerintah Kabupaten Barru menggelar rapat koordinasi antara Dinas Perikanan dan penyuluh perikanan bersama Wakil Bupati Barru. Acara ini menegaskan komitmen daerah memperkuat sektor perikanan sebagai penggerak utama ekonomi daerah.
 
Berdasarkan data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Barru, sektor pertanian menjadi penyumbang terbesar, dengan subsektor perikanan sebagai kontributor dominan. Hal ini menjadikan perikanan sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat yang perlu terus diperkuat melalui kebijakan terarah dan berkelanjutan.


Dalam rapat tersebut, ditekankan pentingnya penguatan data dasar perikanan sebagai fondasi utama perencanaan. Data akurat dan terintegrasi diharapkan dapat mendukung penyusunan program, peningkatan produktivitas, penguatan rantai pasok, hingga perluasan akses pasar ekspor. Selain itu, inovasi berbasis potensi lokal menjadi prioritas untuk meningkatkan nilai tambah produk sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
 
Selain perikanan tangkap dan tambak, budidaya air tawar dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Ketersediaan sumber daya air dan dukungan penyuluh perikanan diharapkan mampu mendorong peningkatan produksi, membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif.


Program Kampung Nelayan Merah Putih juga menjadi fokus pembahasan. Progres pelaksanaannya akan terus dikawal agar berjalan optimal dan tepat sasaran, dengan rencana penambahan dua titik lokasi baru untuk memperluas manfaat bagi masyarakat pesisir.
 
Beberapa inovasi berbiaya rendah namun berdampak besar juga disepakati untuk diterapkan, antara lain:
 
- Budidaya kerang tiram menggunakan media kulit kerang dan bambu sepanjang satu meter sebagai metode ramah lingkungan dan ekonomis
- Pemanfaatan ban bekas sebagai alternatif rumpon untuk meningkatkan hasil tangkapan tanpa merusak ekosistem laut
 
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh perikanan, dan pelaku usaha, Kabupaten Barru optimis dapat berkontribusi signifikan dalam mewujudkan target nasional serta memperkuat kesejahteraan masyarakat pesisir dan pembudidaya.
 
(Darman)
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update