Perkuat Layanan PAUD, Bupati Barru Buka Raker, Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Pokja Bunda PAUD Kecamatan Serta Kelurahan/Desa
Barru (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com
Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., selaku Bunda PAUD Kabupaten Barru, didampingi Wakil Bupati Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., secara resmi membuka Rapat Kerja (Raker), Pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan, serta Pelantikan Pengurus Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD tingkat Kecamatan, Kelurahan, dan Desa.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Mal Pelayanan Publik (MPP) Lantai 6 Kabupaten Barru, Selasa (10/02/2026) ini, merupakan bagian dari Program Kerja Pokja Bunda PAUD Tahun 2026 yang bertujuan memperkuat sinergi lintas wilayah demi peningkatan kualitas layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Dalam sambutannya, Bupati Andi Ina menegaskan bahwa komitmen bersama dalam penyelenggaraan PAUD harus bersifat integratif dan strategis, bukan sekadar seremonial. Hal ini diperkuat dengan penandatanganan komitmen bersama penguatan layanan PAUD holistik integratif yang turut dilakukan dalam acara tersebut.
“Saya berharap komitmen ini tidak berhenti pada tataran formal, tetapi benar-benar menjadi komitmen strategis untuk menyatukan visi lintas sektor, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan anak,” tegas Bupati.
Menurutnya, program PAUD yang terukur dan terintegrasi harus dilandasi nilai ketuhanan, etika, dan kemanusiaan. Ia pun mengapresiasi dedikasi seluruh pihak, mulai dari Bunda PAUD, guru, pemangku kepentingan, hingga perangkat daerah yang telah mendukung layanan PAUD secara berkelanjutan.
Bupati Andi Ina juga menyoroti PAUD sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia, di mana masa usia dini menjadi momen krusial pembentukan karakter, kecerdasan, dan keterampilan dasar anak.
“Pendidikan karakter harus diperkuat sejak usia emas. Setinggi apa pun pendidikan seseorang, tanpa karakter yang baik, maka pendidikan itu menjadi tidak bermakna,” ujarnya.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya penguatan nilai keagamaan, kesehatan jasmani-rohani, dan pembiasaan perilaku positif sejak dini agar anak tumbuh menjadi generasi yang cerdas, sehat, berakhlak, dan berdaya saing.
Pemerintah Kabupaten Barru, lanjut Bupati, berkomitmen penuh terhadap keberlangsungan PAUD, termasuk menjamin keberadaan satuan PAUD hingga ke pelosok desa.
“PAUD tidak boleh dipandang sebelah mata. PAUD harus menjadi prioritas dan perhatian pemerintah daerah, karena di sinilah masa depan Kabupaten Barru dan bangsa ini dibentuk,” tegasnya.
Di akhir sambutan, Bupati mengajak seluruh pihak menjadi pelindung, penggerak, dan inspirator bagi anak-anak, serta menciptakan lingkungan ramah anak. Dengan memohon ridho Allah SWT, ia mengucapkan selamat bertugas kepada Bunda PAUD dan Pokja yang baru dikukuhkan.
Luncurkan Lima Program Prioritas
Sebagai wujud nyata penguatan layanan, Pokja Bunda PAUD Kabupaten Barru meluncurkan lima program prioritas tahun 2026, yaitu:
1. Sosialisasi pelibatan orang tua dan masyarakat melalui Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
2. Gerakan Detektif Alam melalui Misi Jumat Hijau.
3. Gerakan Jagoan Laut melalui jajanan sehat berbahan dasar ikan.
4. Gerakan Sabtu Sendal Jepit (Satu Buku Satu Dongeng Jalin Kedekatan dengan Buah Hati).
5. Program Si Rama Tirta Bening (Anak Barru Mandiri, Toilet Bersih dan Nyaman).
Dalam kesempatan yang sama, juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan mitra strategis, yakni ITBA Al-Gazali Barru, Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Kabupaten Barru, dan Karang Taruna Kabupaten Barru.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Abu Bakar, S.Sos., M.Si., Ketua Dharma Wanita Persatuan, perwakilan TP-PKK, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pengurus Pokja Bunda PAUD se-Kabupaten Barru.
(Darman)

















