Saat Kota Terdiam, Perintis Presisi Polres Gowa Bergerak Lindungi Masyarakat
Gowa (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com
Ketika sebagian besar warga Kabupaten Gowa terlelap, Tim Perintis Presisi Satsamapta Polres Gowa justru bergerak menyusuri jalanan sunyi Kecamatan Somba Opu, Selasa (10/2/2026) malam. Di bawah dinginnya udara tengah malam, patroli dialogis dan mobile hunting digelar demi memastikan masyarakat bisa beristirahat dengan rasa aman.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ps Kanit Turjawali Satsamapta Polres Gowa, AIPTU Murtala Kadir, bersama jajarannya. Mereka menyambangi titik-titik rawan kejahatan, khususnya wilayah yang sebelumnya marak dengan kasus pencurian. Satu per satu ruas jalan, lorong pemukiman, hingga lokasi yang minim penerangan diperiksa secara menyeluruh.
Kehadiran polisi di tengah malam bukan sekadar rutinitas berkeliling, melainkan pesan nyata bahwa negara hadir untuk melindungi warganya.
Dalam patroli tersebut, petugas mendapati sejumlah anak muda yang masih berkumpul hingga larut malam. Dengan pendekatan humanis, personel mengajak mereka berdialog, mengingatkan pentingnya menjaga diri dan menghindari pergaulan yang berpotensi menimbulkan masalah. Secara tegas namun santun, para pemuda tersebut diminta untuk kembali ke rumah masing-masing.
“Kami ingin adik-adik ini tetap aman. Tengah malam bukan waktu yang tepat untuk berkumpul tanpa tujuan yang jelas. Kami tidak ingin mereka menjadi korban ataupun pelaku,” ujar AIPTU Murtala Kadir.
Selain itu, warga yang ditemui saat patroli juga diberikan edukasi agar lebih peduli terhadap keamanan lingkungan. Petugas mengingatkan untuk memastikan rumah dan kendaraan terkunci, serta saling menjaga satu sama lain. Polisi berharap tumbuh kesadaran kolektif bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama.
Patroli tengah malam ini menjadi wujud nyata kepedulian dan komitmen Polres Gowa dalam menjaga ketenangan masyarakat. Dengan langkah kaki yang terus menyusuri jalanan gelap, Perintis Presisi memastikan bahwa di saat warga beristirahat, ada aparat yang tetap berjaga.
(Arfah Adha Mansyur)











