SKCK Online Polres Takalar Tuntas Hitungan Menit – Tanpa Pungli dan Minim Antre


SKCK Online Polres Takalar Tuntas Hitungan Menit – Tanpa Pungli dan Minim Antre
 
Gowa (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com

Transformasi layanan publik semakin terasa di Polres Takalar dengan optimalisasi pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) secara daring. Sistem baru ini memungkinkan proses pembuatan SKCK selesai dalam hitungan menit, tanpa pungli dan hampir tanpa antrean.
 
Warga Kabupaten Takalar tak lagi perlu menghabiskan waktu berjam-jam mengantre di loket. Pendaftaran dapat dilakukan kapan saja melalui aplikasi POLRI Super App atau laman resmi skck.polri.go.id. Pemohon cukup mengisi data pribadi dan mengunggah dokumen persyaratan dari rumah.
 
Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman, melalui Kepala Satuan Intelijen dan Keamanan AKP H. Asrullah, menyatakan bahwa transformasi layanan ini merupakan bagian dari komitmen reformasi birokrasi Polri.
 
“Kami mendorong masyarakat memanfaatkan SKCK Online. Prosesnya lebih efisien dan akuntabel. Pendaftaran bisa dilakukan dari mana saja tanpa harus datang lebih dulu ke kantor polisi,” ujarnya saat ditemui di Mapolres Takalar.
 
Setelah registrasi selesai, sistem secara otomatis menerbitkan barcode dan kode pembayaran virtual account. Seluruh transaksi dilakukan secara non-tunai untuk menjamin transparansi. Setelah pembayaran, pemohon hanya perlu datang ke loket Satuan Intelkam untuk verifikasi data, perekaman sidik jari, dan pengambilan dokumen fisik.
 
“Proses di loket menjadi jauh lebih singkat karena data sudah masuk lebih dulu melalui sistem,” jelas Asrullah.
 
Efisiensi layanan dirasakan langsung oleh Syahrir (18 tahun), pencari kerja asal Kelurahan Polut. Ia mendaftar melalui telepon genggam pada malam hari dan membayar lewat layanan perbankan digital.
 
“Hari ini saya datang tinggal pindai barcode dan sidik jari sebentar. Tidak sampai 15 menit SKCK sudah jadi,” ungkapnya dengan senang.
 
Optimalisasi layanan berbasis daring diharapkan mampu mengurai kepadatan ruang tunggu sekaligus memberi kepastian waktu pelayanan. Langkah ini sejalan dengan program transformasi menuju Polri yang Presisi – prediktif, responsif, dan transparansi berkeadilan – yang tengah digencarkan di seluruh Indonesia.
 
(Muhammad Risal)