PALEMBANG (SUMATERA SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM
Menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Arsyadhani Ghana Akmalaputri, meninjau langsung kesiapan sistem kelistrikan dan infrastruktur kendaraan listrik di Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (11/3/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan keandalan pasokan listrik sekaligus kesiapan layanan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.
Sebelumnya, Arsyadhani memaparkan kesiapan sistem kelistrikan nasional dalam menghadapi Ramadan dan Idul Fitri saat menghadiri kunjungan kerja spesifik Komisi XII DPR RI di Palembang. Dalam kesempatan tersebut, PLN menegaskan bahwa sistem kelistrikan nasional berada dalam kondisi aman dengan dukungan kapasitas pembangkit yang memadai, serta kesiapsiagaan personel dan infrastruktur kelistrikan di seluruh wilayah.
Usai kegiatan tersebut, Arsyadhani melanjutkan agenda dengan meninjau Distribution Control Center (DCC) PLN UID Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (S2JB) yang berlokasi di kawasan Jakabaring.
Fasilitas ini merupakan pusat pengendali jaringan distribusi listrik tegangan menengah 20 kV yang berfungsi memantau dan mengendalikan sistem distribusi listrik secara real-time di wilayah Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu. Melalui sistem ini, PLN dapat merespons gangguan kelistrikan dengan cepat dan terkoordinasi, khususnya selama masa siaga Idul Fitri.
Selain itu, Arsyadhani juga meninjau fasilitas SPKLU di sejumlah titik di Kota Palembang guna memastikan kesiapan layanan pengisian kendaraan listrik bagi masyarakat.
“PLN memastikan seluruh infrastruktur kelistrikan dan ekosistem kendaraan listrik siap mendukung aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri, termasuk bagi pemudik yang menggunakan kendaraan listrik. Kami ingin memastikan perjalanan masyarakat tetap lancar, aman, dan tanpa kekhawatiran terkait pasokan energi,” ujar Arsyadhani.
Sementara itu, General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang, yang turut mendampingi kunjungan tersebut memastikan sistem kelistrikan di wilayah Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu berada dalam kondisi sangat andal menjelang Idul Fitri.
Ia menjelaskan, ketersediaan daya di wilayah kerja PLN UID S2JB mencapai 5.212 megawatt (MW) dengan beban puncak sekitar 1.709 MW, sehingga terdapat cadangan daya sekitar 2.503 MW atau 168 persen dari kebutuhan.
“Hal ini menunjukkan bahwa sistem kelistrikan di wilayah ini berada dalam kondisi sangat aman,” jelas Adhi.
Untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama periode Ramadan dan Idul Fitri, PLN UID S2JB telah menyiagakan 3.213 personel teknik di 55 posko siaga. Selain itu, PLN juga menyiapkan berbagai peralatan pendukung seperti Unit Gardu Bergerak (UGB), genset, serta Uninterruptible Power Supply (UPS) yang ditempatkan di 81 lokasi vital dan VVIP.
Dalam mendukung mobilitas pemudik pengguna kendaraan listrik, PLN UID S2JB juga menyediakan 83 unit EV charger untuk kendaraan roda empat dan 40 unit EV charger roda dua yang tersebar di 64 lokasi, termasuk beberapa titik strategis di sepanjang ruas Tol Lampung–Palembang.
Sebagai langkah antisipasi, PLN turut menyiagakan satu unit Mobile SPKLU di ruas Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung atau Tol TERPEKA. Fasilitas ini disiapkan sebagai solusi pengisian daya darurat apabila terjadi peningkatan kebutuhan pengisian kendaraan listrik di jalur tersebut.
Dengan berbagai langkah kesiapsiagaan tersebut, PLN optimistis masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan serta merayakan Idul Fitri dengan nyaman, sekaligus memastikan perjalanan mudik—termasuk bagi pengguna kendaraan listrik—tetap lancar dan aman.
(Yusan)







