TTS (NUSA TENGGARA TIMUR), DIMENSITIVINEWS.COM
Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Lintas Selatan, tepatnya di area persawahan Rata Bena, Desa Bena, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, Selasa (17/03/2026) sekitar pukul 18.30 WITA.
Peristiwa tersebut melibatkan sepeda motor dengan seorang pejalan kaki. Korban diketahui bernama Sarci Belandina Tanu (57), warga Oebo’i, Desa Mio, Kecamatan Amanuban Selatan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban mengalami penurunan kesadaran usai kejadian, sementara pengendara sepeda motor, Arjon Hauteas (42), warga Desa Ini, Kecamatan Kualin, hanya mengalami luka memar di bagian paha kanan. Sepeda motor yang dikendarai pelaku diketahui berjenis Kawasaki Versa dengan nomor polisi DH 4815 CL.
Petugas dari Polsek Amanuban Selatan telah mengamankan pengendara untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Usai kejadian, korban dan pengendara sempat dilarikan ke UPTD Puskesmas Panite untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, karena kondisi korban yang cukup serius, pihak keluarga berencana merujuknya ke RSUP Ben Mboi di Kupang.
Suami korban, Mikhael Nenoliu, mengungkapkan bahwa istrinya mengembuskan napas terakhir dalam perjalanan menuju rumah sakit.
“Belum sempat sampai di rumah sakit, istri saya meninggal dunia di tengah perjalanan,” tuturnya dengan nada duka.
Meski demikian, keluarga tetap melanjutkan perjalanan ke rumah sakit untuk mengurus keperluan penanganan jenazah.
Pihak keluarga juga menyampaikan apresiasi kepada aparat kepolisian dan pihak Jasa Raharja yang telah memberikan perhatian serta bantuan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian, khususnya Kapolsek Amanuban Selatan beserta jajaran yang telah datang melayat dan memberikan dukungan kepada keluarga kami,” ujar Mikhael.
Selain itu, pihak Jasa Raharja melalui perwakilannya menyatakan akan memberikan santunan kepada keluarga korban sesuai ketentuan yang berlaku.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan, terutama di jalur yang rawan kecelakaan.
(Melki S. Selan)



