Notification

×

Iklan

Iklan

Sawah Diduga Dipanen Orang Lain, Warga Banyuasin Lapor ke Polda Sumsel

3/06/26 | Jumat, Maret 06, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-06T07:28:55Z

Sawah Diduga Dipanen Orang Lain, Warga Banyuasin Lapor ke Polda Sumsel

BANYUASIN (SUMATERA SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM

M. Rasyid Al-Bukhari (49), warga Desa Muara Baru, Kecamatan Makarti Jaya, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, melaporkan dugaan pencurian hasil panen padi miliknya ke pihak kepolisian. Ia mengaku sawah yang ditanaminya dipanen oleh pihak lain tanpa izin.

Kepada wartawan Dimensi TV News, Jumat (27/2/2026), Rasyid menuturkan bahwa lahan sawah yang ditanaminya berada di Desa Sri Menanti, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin. Ia menduga tiga orang berinisial RR, AR, dan RK telah memanen padi di lahan tersebut pada Jumat (27/2/2026).

Rasyid mengatakan awalnya tidak mengetahui bahwa padi yang ditanamnya telah dipanen. Namun setelah mendatangi lokasi, ia mendapati sawah tersebut sudah dipanen oleh orang lain.

“Awalnya saya tidak tahu kalau padi di sawah saya sudah dipanen. Setelah saya cek langsung ke lokasi, ternyata sudah dipanen orang lain,” ujar Rasyid.

Ia menyebutkan, luas lahan sawah yang telah dipanen tersebut sekitar 2 hektare atau 20.000 meter persegi, dengan hasil panen mencapai 69 karung gabah.

Menurut Rasyid, lahan sawah itu sebelumnya dibeli dari orang tua salah satu terduga pelaku yang kini telah meninggal dunia. Karena merasa dirugikan, ia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polda Sumatera Selatan.

Laporan itu tercatat dengan Nomor: LP/B/335/III/2026/SPKT/Polda Sumatera Selatan, tertanggal 5 Maret 2026 sekitar pukul 11.34 WIB.

Pihak keluarga berharap aparat penegak hukum dapat segera menindaklanjuti laporan tersebut dan mengusut tuntas dugaan pencurian hasil panen yang mereka alami.

“Kami berharap laporan ini segera diproses agar persoalan ini bisa jelas dan ada penyelesaiannya,” ujar Sugiana, kerabat korban.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak yang disebut dalam laporan tersebut belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.

(Yusan)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update