Notification

×

Iklan

Iklan

Jelang Peluncuran QRIS, Pemkab Barru Tertibkan Los Kosong di Pasar Mattirowalie

4/23/26 | Kamis, April 23, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-23T07:10:50Z

Jelang Peluncuran QRIS, Pemkab Barru Tertibkan Los Kosong di Pasar Mattirowalie

BARRU (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM

Menjelang peluncuran sistem transaksi non-tunai berbasis QRIS di Pasar Mattirowalie, Wakil Bupati Barru bersama Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah melakukan peninjauan langsung ke area pasar di Jalan AP Pettarani, Kamis (23/4/2026).

Kunjungan tersebut turut didampingi Kepala Bapenda, Kasatpol PP, petugas pasar, UPTD Pasar dari Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Ketenagakerjaan, serta perwakilan Bank Sulselbar dan Bank Indonesia.

Peninjauan difokuskan pada kondisi los dan kios pasar, khususnya yang masih kosong atau belum dimanfaatkan secara optimal. Pemerintah daerah mendorong agar fasilitas tersebut segera ditempati guna meningkatkan aktivitas ekonomi sekaligus mengoptimalkan aset daerah.

Wakil Bupati Barru menegaskan pentingnya langkah tegas namun tetap berkeadilan dalam pengelolaan pasar.

“Pemerintah tidak boleh kalah dengan kondisi di lapangan, tetapi harus tetap adil. Ini milik bersama, bukan milik perorangan,” tegasnya.

Ia juga menekankan perlunya kebijakan yang adaptif, termasuk memberi kesempatan bagi pedagang baru untuk menempati los kosong tanpa dibebani tunggakan penyewa sebelumnya.

“Pedagang baru silakan masuk dan mulai berusaha. Pembayaran disesuaikan sejak awal menempati. Tunggakan tetap menjadi tanggung jawab penyewa lama dan tidak boleh menghambat pemanfaatan aset,” ujarnya.

Menurutnya, optimalisasi penggunaan los pasar akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan daerah serta menggeliatnya aktivitas perdagangan masyarakat.

Selain itu, kesiapan peluncuran transaksi digital QRIS juga menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut. Sistem pembayaran yang didukung Bank Sulselbar dan Bank Indonesia ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, dan keamanan transaksi di pasar tradisional.

Dengan penerapan digitalisasi transaksi serta penataan fasilitas pasar, Pemerintah Kabupaten Barru optimistis Pasar Mattirowalie akan berkembang menjadi pusat ekonomi rakyat yang lebih modern, tertib, dan berdaya saing.

(Darman)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update