Notification

×

Iklan

Iklan

Police Goes to School, Polantas Tekankan Bahaya Berkendara bagi Anak di Bawah Umur

4/11/26 | Sabtu, April 11, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-11T00:45:39Z

Police Goes to School, Polantas Tekankan Bahaya Berkendara bagi Anak di Bawah Umur

Takalar (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com

Upaya menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar terus digencarkan jajaran kepolisian. Salah satunya melalui program Police Goes to School yang menyasar langsung lingkungan pendidikan.

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Takalar menggelar kegiatan tersebut di Lapangan Makkattang Dg. Sibali, Jumat (10/4/2026) pagi, dengan melibatkan ratusan siswa SMP Negeri 31 Takalar.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 Wita ini dipimpin oleh Kanit Kamsel IPDA Nasrullah bersama personel Unit Kamsel. Dalam kesempatan tersebut, para siswa mendapatkan sosialisasi terkait Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), disertai edukasi praktis mengenai keselamatan berkendara.

Petugas menekankan pentingnya disiplin berlalu lintas, khususnya larangan bagi anak di bawah umur untuk mengendarai kendaraan bermotor. Selain itu, siswa juga dibekali pemahaman tentang rambu-rambu lalu lintas, tata cara berkendara yang aman, penggunaan helm berstandar SNI, sabuk keselamatan, serta kelengkapan surat kendaraan.

Tak hanya itu, Satlantas Polres Takalar turut memperkenalkan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang telah diterapkan di wilayah tersebut. Sistem ini memungkinkan pelanggaran lalu lintas terpantau secara elektronik, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan masyarakat, termasuk pelajar.

IPDA Nasrullah menegaskan, tingginya keterlibatan pelajar dalam kasus pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas menjadi perhatian serius kepolisian.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran sejak dini bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Anak yang belum cukup umur tidak diperbolehkan mengendarai kendaraan bermotor karena sangat berisiko, baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, edukasi berkelanjutan di lingkungan sekolah diharapkan mampu membentuk budaya tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda.

“Kami tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga pemahaman menyeluruh, termasuk terkait penerapan ETLE dan konsekuensi hukum bagi pelanggar. Harapannya, pelajar dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Kasi Humas Polres Takalar AKP Muh. Rizal menyebut kegiatan Police Goes to School merupakan bagian dari strategi preventif kepolisian yang terus diperkuat.

Menurutnya, pendekatan edukatif dinilai lebih efektif dalam menekan angka pelanggaran dibandingkan penindakan semata.

“Polres Takalar berkomitmen mengedepankan langkah preemtif dan preventif melalui edukasi langsung ke sekolah. Kami ingin membangun kesadaran bahwa keselamatan berlalu lintas adalah kebutuhan, bukan sekadar kewajiban,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dan pihak sekolah dalam mengawasi siswa.

“Kami mengajak guru dan orang tua untuk tidak memberikan izin kepada anak yang belum cukup umur mengendarai kendaraan. Sinergi ini sangat penting demi menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kabupaten Takalar,” pungkasnya.

(Muhammad Risal)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update