Notification

×

Iklan

Iklan

Wabup Takalar Hadiri Pembukaan MTQ XXXIV Sulsel di Maros, Optimistis Raih Prestasi

4/14/26 | Selasa, April 14, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-14T12:17:21Z

Wabup Takalar Hadiri Pembukaan MTQ XXXIV Sulsel di Maros, Optimistis Raih Prestasi

MAROS (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM

Kabupaten Maros menjadi pusat perhatian umat Islam di Sulawesi Selatan setelah dipercaya menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang resmi dibuka, Minggu (12/4/2026) malam di Lapangan Pallantikang.

Ajang religius bergengsi ini diikuti sebanyak 1.044 peserta dari 24 kabupaten/kota se-Sulsel. Kegiatan dijadwalkan berlangsung selama sembilan hari, diawali registrasi pada 10 April, dengan perlombaan yang digelar mulai 12 hingga 18 April 2026.

Wakil Bupati Takalar, Dr. H. Hengky Yasin, S.Sos., M.M., turut menghadiri pembukaan sekaligus memberikan dukungan langsung kepada kafilah Kabupaten Takalar yang ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Dalam keterangannya, Hengky Yasin menyebutkan bahwa Takalar mengirimkan 30 peserta terbaik untuk berlaga di berbagai cabang lomba. Ia pun optimistis kontingen Takalar mampu kembali menorehkan prestasi.

“Insya Allah, kita berharap Kabupaten Takalar dapat mempertahankan prestasi sebagai juara umum pada MTQ tahun ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia MTQ XXXIV Sulsel, Muetazim Mansyur, menjelaskan bahwa seluruh persiapan teknis telah dilakukan secara matang sejak penetapan Kabupaten Maros sebagai tuan rumah melalui Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Selatan.

“Sebanyak 24 kafilah ambil bagian dengan total 1.044 peserta. Mereka merupakan perwakilan terbaik dari masing-masing daerah yang akan berlaga pada delapan cabang lomba dan 24 golongan,” jelasnya.

Delapan cabang lomba yang dipertandingkan meliputi seni baca Al-Qur’an, qira’at, hafalan Al-Qur’an, tafsir, fahm, syahril Qur’an, kaligrafi, serta karya tulis ilmiah Al-Qur’an, yang diikuti peserta putra dan putri.

MTQ XXXIV ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana syiar Islam sekaligus mempererat ukhuwah antar daerah di Sulawesi Selatan.

(Muhammad Risal)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update