Notification

×

Iklan

Iklan

Wabup Takalar Hengky Yasin Melayat di Rumah Duka Mertua Ketua DPP LBH Suara Panrita Keadilan

4/09/26 | Kamis, April 09, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-09T14:28:54Z

Wabup Takalar Hengky Yasin Melayat di Rumah Duka Mertua Ketua DPP LBH Suara Panrita Keadilan

Takalar (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com

Wakil Bupati Takalar, H. Hengky Yasin, menghadiri rumah duka almarhum Mustamin Dg. Bombong di Lingkungan Sandi, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, sebagai bentuk empati dan kepedulian kepada keluarga yang ditinggalkan.

Kehadiran orang nomor dua di Takalar tersebut berlangsung di tengah suasana haru keluarga dan masyarakat yang melayat. Dalam kesempatan itu, Hengky Yasin menyampaikan ucapan belasungkawa sekaligus mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Saya turut berduka cita yang mendalam. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan,” ujarnya.

Selain menyampaikan belasungkawa, Wakil Bupati juga menyempatkan diri berinteraksi dengan keluarga dan kerabat almarhum, memberikan dukungan moral agar tetap kuat menghadapi musibah.

Almarhum Mustamin Dg. Bombong, yang merupakan mertua Ketua Umum DPP LBH Suara Panrita Keadilan, Djaya Jumain, meninggal dunia pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 13.30 WITA. Jenazah kemudian dimakamkan pada Kamis (9/4/2026) di pekuburan keluarga, dihadiri keluarga besar, tokoh masyarakat, dan warga sekitar.

Djaya Jumain menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Bupati Takalar di rumah duka. Menurutnya, kehadiran pimpinan daerah di tengah masyarakat yang sedang berduka menjadi bentuk perhatian yang sangat berarti.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran beliau. Ini menjadi penguat bagi keluarga kami di tengah suasana duka,” ungkapnya.

Ia juga menilai kehadiran tersebut mencerminkan sosok pemimpin yang dekat dengan masyarakat dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Kunjungan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat tidak hanya bersifat formal, tetapi juga dilandasi nilai empati, kebersamaan, dan solidaritas.

(Arfah)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update