Notification

×

Iklan

Iklan

Dandim 1426/Takalar Hadiri Selamatan Tebu Manten, Perkuat Sinergi Sukseskan Musim Giling 2026

7/03/26 | Jumat, Juli 03, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-03T10:50:42Z

Dandim 1426/Takalar Hadiri Selamatan Tebu Manten, Perkuat Sinergi Sukseskan Musim Giling 2026

TAKALAR (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM

Komandan Kodim (Dandim) 1426/Takalar, Letkol Inf Anton Timotius Milala, S.E., M.I.P., menghadiri kegiatan Selamatan Tebu Manten sebagai penanda dimulainya Musim Giling 2026 di PTPN I Regional 8 Pabrik Gula Takalar, Desa Massamaturu, Kecamatan Polombangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Jumat (3/7/2026).

Kegiatan bertema "Merajut Sinergi, Membangun Harmoni Kerja Sama demi Keberlanjutan Perkebunan dan Kemakmuran Masyarakat Takalar" itu dipimpin Manajer PTPN I Regional 8 Pabrik Gula Takalar, Sri Pratomo, dan dihadiri sekitar 100 peserta yang terdiri atas unsur Forkopimcam, manajemen PTPN, karyawan, petani tebu, serta tamu undangan.

Dalam sambutannya, Dandim mengapresiasi penyelenggaraan tradisi Selamatan Tebu Manten sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus momentum memperkuat kebersamaan menjelang dimulainya musim giling.

"Kegiatan ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan komitmen seluruh pihak dalam mendukung sektor perkebunan tebu yang berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat Takalar. Sinergi antara pemerintah, TNI, perusahaan, dan petani harus terus diperkuat agar target produksi dapat tercapai," ujar Letkol Inf Anton Timotius Milala.

Ia juga menegaskan komitmen Kodim 1426/Takalar untuk mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif selama proses panen hingga penggilingan tebu berlangsung.

"Kami siap mendukung kelancaran musim giling. Dengan komunikasi yang baik dan semangat gotong royong, kami optimistis musim giling tahun ini berjalan aman, lancar, dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta mendorong kemajuan Kabupaten Takalar," tambahnya.

Sementara itu, Manajer PTPN I Regional 8 Pabrik Gula Takalar, Sri Pratomo, mengungkapkan bahwa pada musim giling 2026 pihaknya menargetkan penggilingan tebu sebanyak 101.416,46 ton dengan produksi gula mencapai 7.600 ton.

Menurutnya, pencapaian target tersebut membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari petani, karyawan, hingga pemerintah dan aparat keamanan, agar proses produksi berjalan optimal.

Prosesi Selamatan Tebu Manten ditutup dengan penyerahan simbolis tebu matang yang siap digiling sebagai tanda dimulainya musim giling tahun 2026. Tradisi ini menjadi simbol harapan agar seluruh rangkaian produksi berlangsung lancar, aman, serta memberikan manfaat bagi perusahaan, petani tebu, dan masyarakat Kabupaten Takalar.

(Muhammad Rizal)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update