Notification

×

Iklan

Iklan

Kebakaran Hebat Landa Kedungwaringin, Gudang dan Sejumlah Rumah Hangus Dilalap Api

7/16/26 | Kamis, Juli 16, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-16T10:50:57Z

Kebakaran Hebat Landa Kedungwaringin, Gudang dan Sejumlah Rumah Hangus Dilalap Api

BEKASI (JAWA BARAT), DIMENSITIVINEWS.COM

Kebakaran hebat melanda kawasan Jalan Karawang–Bekasi, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Kobaran api menghanguskan sejumlah gudang penyimpanan palet kayu serta beberapa rumah warga, sehingga memicu kepanikan di lingkungan sekitar.

Besarnya kobaran api membuat warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Arus lalu lintas di ruas Jalan Karawang–Bekasi juga sempat mengalami kemacetan panjang karena banyaknya warga yang memadati lokasi kejadian.

Warga sekitar berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Namun, tiupan angin yang cukup kencang menyebabkan api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain.

Salah seorang saksi mata, Kusnadi, mengatakan sebelum api membesar sempat terdengar suara ledakan dari salah satu rumah yang berada di dekat gudang palet kayu.

"Awalnya terdengar ledakan, kemudian muncul kepulan asap. Tidak lama setelah itu api langsung membesar dan merembet ke gudang lain hingga membakar beberapa rumah," ujarnya.

Kusnadi menuturkan, selain menghanguskan gudang dan bangunan rumah, kebakaran juga membakar sedikitnya empat unit sepeda motor yang tidak sempat diselamatkan. Hingga saat ini, nilai kerugian material masih dalam pendataan karena sebagian besar gudang berisi palet kayu yang mudah terbakar.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Api baru berhasil dipadamkan pada malam hari setelah puluhan personel pemadam kebakaran dari Kabupaten Bekasi dibantu armada dari Kabupaten Karawang berjibaku melakukan pemadaman selama beberapa jam.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Petugas juga masih melakukan pendataan terhadap jumlah bangunan yang terdampak serta total kerugian akibat musibah tersebut.

(Enday Sukandi)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update