Notification

×

Iklan

Iklan

Lapas Banyuasin Gandeng BLK, Bekali 40 Warga Binaan dengan Keterampilan Pengelasan

7/17/26 | Jumat, Juli 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-17T15:01:48Z

Lapas Banyuasin Gandeng BLK, Bekali 40 Warga Binaan dengan Keterampilan Pengelasan

BANYUASIN (SUMATERA SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin bekerja sama dengan UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Banyuasin menggelar pelatihan keterampilan pengelasan bagi 40 warga binaan. Kegiatan tersebut diawali dengan penandatanganan perjanjian kerja sama yang berlangsung di Aula Lapas Kelas IIA Banyuasin, Jumat (17/7/2026).

Pelatihan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, dengan tujuan membekali peserta keterampilan kerja yang dapat dimanfaatkan setelah menyelesaikan masa pidana.

Kegiatan dihadiri jajaran pejabat struktural Lapas Banyuasin, Kepala UPTD BLK Banyuasin Musi Hardi, S.T., serta 40 warga binaan yang menjadi peserta pelatihan. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, laporan pelaksanaan kegiatan, dan sambutan dari Kepala UPTD BLK Banyuasin.

Dalam sambutannya, Musi Hardi menekankan pentingnya penguasaan keterampilan (skill), pengetahuan (knowledge), dan sikap kerja (attitude) sebagai modal utama untuk bersaing di dunia kerja.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Tetra Destorie, mengatakan pelatihan keterampilan merupakan wujud komitmen Lapas dalam mempersiapkan warga binaan agar mampu hidup mandiri dan produktif setelah kembali ke tengah masyarakat.

"Pelatihan ini bukan sekadar program pembinaan, tetapi investasi masa depan bagi warga binaan. Melalui kerja sama dengan BLK Banyuasin, kami ingin membekali mereka dengan keterampilan yang bernilai agar memiliki peluang kerja dan dapat memperoleh penghasilan secara halal setelah bebas nanti," ujar Tetra Destorie.

Usai sambutan, Kepala Lapas secara resmi membuka pelatihan pengelasan yang ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Lapas Kelas IIA Banyuasin dan UPTD BLK Banyuasin, serta penyematan tanda peserta secara simbolis kepada perwakilan warga binaan.

Melalui program ini, Lapas Kelas IIA Banyuasin berharap para warga binaan tidak hanya menjalani masa pembinaan, tetapi juga memperoleh kompetensi yang dapat menjadi bekal untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing setelah kembali ke masyarakat.

(Yusan)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update