Notification

×

Iklan

Iklan

LSM LIPPAN DPK Bungo Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sungai Buluh, Minta Aparat Bertindak

8/01/26 | Sabtu, Agustus 01, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-01T07:50:47Z

LSM LIPPAN DPK Bungo Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sungai Buluh, Minta Aparat Bertindak

BUNGO (JAMBI), DIMENSITIVINEWS.COM

Ketua LSM LIPPAN DPK Bungo, Abunyani, meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti dugaan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang disebut masih berlangsung di wilayah Sungai Buluh, Kabupaten Bungo.

Abunyani mempertanyakan langkah penegakan hukum terhadap dugaan aktivitas PETI yang menurutnya telah berlangsung cukup lama. Ia menyebut, seorang warga yang dikenal dengan nama Sinaga diduga terlibat dalam aktivitas tersebut, namun hingga kini belum diketahui adanya proses hukum terhadap yang bersangkutan.

Ia juga mempertanyakan efektivitas upaya pemberantasan PETI yang dilakukan oleh Tim Zero PETI di wilayah tersebut.

"Menjadi pertanyaan besar, ada apa dengan Tim Zero PETI? Kami berharap aparat penegak hukum segera menindaklanjuti informasi dan dugaan aktivitas PETI tersebut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," ujar Abunyani.

Sementara itu, seorang warga Sungai Buluh yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku mengetahui adanya dugaan aktivitas PETI di kawasan tersebut. Warga tersebut juga menduga memiliki usaha yang menjual peralatan dompeng.

Menurut sumber tersebut, terdapat puluhan unit dompeng yang diduga beroperasi di kawasan Sungai Benit dan disebut-sebut berkaitan dengan aktivitas yang diduga dilakukan oleh pihak yang sama.

"Setahu kami, yang bersangkutan belum pernah ditangkap. Bahkan jumlah dompeng yang diduga beroperasi semakin bertambah," ujar sumber tersebut.

Atas informasi dan tudingan tersebut, hingga berita ini diterbitkan, pihak yang disebut dalam pemberitaan belum memberikan tanggapan maupun klarifikasi. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak terkait sebagai bagian dari upaya menjaga keberimbangan dan memenuhi kaidah jurnalistik.

(Hayamudin)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update