Notification

×

Iklan

Iklan

Warga Senamat Soroti Aktivitas PETI di DAS Batang Senamat, Satu Ekskavator Dibakar

8/31/26 | Senin, Agustus 31, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-31T12:42:41Z


Warga Senamat Soroti Aktivitas PETI di DAS Batang Senamat, Satu Ekskavator Dibakar

BUNGO (JAMBI), DIMENSITIVINEWS.COM

Puluhan warga Dusun Senamat, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo, Jambi, menyisir aliran Sungai Batang Senamat untuk menyoroti aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang dinilai berdampak terhadap kualitas air sungai.

Aksi tersebut dilakukan warga pada Sabtu (29/8/2026). Dalam kegiatan itu, warga menemukan satu unit ekskavator jenis PC 200 yang diduga digunakan untuk aktivitas PETI di wilayah Dusun Sikampil, Kecamatan Pelepat. Alat berat tersebut kemudian dibakar oleh warga.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, aksi warga dipicu kondisi air Sungai Batang Senamat yang semakin keruh, terutama pada musim kemarau. Sungai tersebut selama ini menjadi salah satu sumber air masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari, seperti mandi, mencuci, dan keperluan rumah tangga lainnya.

Kondisi air yang keruh disebut membuat warga kesulitan memanfaatkan sungai sebagaimana biasanya. Atas kondisi tersebut, sejumlah tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan warga Dusun Senamat kemudian melakukan penyisiran di sepanjang aliran Batang Senamat.

Setelah menempuh perjalanan menyusuri aliran sungai, warga menemukan satu unit ekskavator yang diduga tengah digunakan untuk aktivitas PETI di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Senamat, tepatnya di wilayah Dusun Sikampil.

Warga kemudian melakukan pembakaran terhadap alat berat tersebut. Aksi itu terekam dalam foto dan video yang beredar di masyarakat.

Tokoh pemuda Senamat, Hendra, mengatakan keresahan warga terutama dipicu oleh kondisi air sungai yang semakin keruh sehingga tidak lagi dapat dimanfaatkan seperti sebelumnya.

“Aksi ini murni karena keresahan masyarakat. Air Sungai Batang Senamat keruh dan tidak bisa lagi digunakan seperti biasanya. Kami tetap mengutamakan kepentingan masyarakat agar air sungai kembali jernih dan bisa dimanfaatkan,” ujar Hendra kepada awak media Dimensi TV News.

Ia menambahkan, masyarakat berencana terus menyuarakan penolakan terhadap aktivitas PETI di sepanjang aliran Batang Senamat. Menurutnya, warga akan melakukan koordinasi dan langkah-langkah lebih lanjut untuk mendorong penertiban aktivitas pertambangan ilegal yang dinilai mengganggu sumber air masyarakat.

“Kami akan terus berjuang untuk kepentingan masyarakat. Kami berharap aktivitas PETI di sepanjang Batang Senamat dapat ditertibkan sehingga kualitas air sungai kembali baik,” katanya.

Hendra juga menyebut adanya informasi mengenai aktivitas alat berat yang diduga digunakan untuk PETI di kawasan hulu Batang Senamat hingga wilayah Dusun Aur Cino.

Warga berharap persoalan tersebut mendapat perhatian serius dari pihak berwenang. Penertiban aktivitas PETI dinilai penting tidak hanya untuk menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga memastikan ketersediaan sumber air yang aman bagi masyarakat.

(Hayamudin)
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update