Notification

×

Iklan

Iklan

Ekshumasi dan Otopsi Jenazah Hj. Mine Dg. Jime Digelar di Mangadu, Hasil Forensik Masih Menunggu Laboratorium

9/05/26 | Sabtu, September 05, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-05T13:35:38Z

Ekshumasi dan Otopsi Jenazah Hj. Mine Dg Jime Digelar di Mangadu, Hasil Forensik Masih Menunggu Laboratorium

TAKALAR (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM

Tim Forensik Subbid Dokpol Biddokkes Polda Sulawesi Selatan melaksanakan ekshumasi dan otopsi terhadap jenazah Hj. Mine Dg Jime di Perkuburan Islam Lingkungan Kalappo, Kelurahan Mangadu, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Sabtu (5/9/2026).

Proses ekshumasi atau penggalian makam tersebut dimulai sekitar pukul 09.30 WITA dan dipimpin Ketua Tim Forensik Polda Sulsel, dr. Ria Haerani Haruna, M.Kes. Kegiatan turut disaksikan pihak keluarga serta sejumlah pejabat dan aparat terkait.

Sebelum proses penggalian dilakukan, tim forensik terlebih dahulu memberikan penjelasan kepada keluarga mengenai tahapan dan prosedur pemeriksaan terhadap jenazah.

Sekitar pukul 09.45 WITA, tim kemudian melakukan penggalian makam dan dilanjutkan dengan pemeriksaan forensik terhadap jenazah Hj. Mine Dg Jime, yang diketahui meninggal dunia pada 20 Mei 2026.

Sejumlah pihak hadir dalam proses tersebut, di antaranya Dokter Spesialis Forensik dr. Denny Mathius, Sp.F., M.Kes., Kasat Reskrim Polres Takalar Iptu Haryanto, S.H., M.M., Camat Mangarabombang Mappaturung, S.Sos., Kapolsek Mangarabombang AKP Asri, anggota Tim Forensik Polda Sulsel Ipda Sultan, A.Md.Kep., Lurah Mangadu Zulkifli, S.E., M.M., serta perwakilan keluarga almarhumah, Karnati Tiro.

### Hasil Pemeriksaan Masih Menunggu Analisis Laboratorium

Hingga proses ekshumasi dan otopsi selesai, belum ada kesimpulan resmi mengenai hasil pemeriksaan maupun penyebab kematian almarhumah.

Tim forensik masih harus melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap sejumlah sampel yang diperoleh selama proses otopsi. Sampel tersebut selanjutnya akan dianalisis di laboratorium untuk melengkapi hasil pemeriksaan medis dan forensik.

Karena masih menunggu tahapan pemeriksaan laboratorium, hasil lengkap pemeriksaan diperkirakan baru dapat diketahui sekitar satu bulan setelah pelaksanaan otopsi.

Dengan demikian, seluruh pihak masih menunggu hasil resmi Tim Forensik Polda Sulsel sebelum menarik kesimpulan lebih lanjut terkait kondisi maupun penyebab kematian Hj. Mine Dg Jime.

Proses ekshumasi dan otopsi selesai sekitar pukul 12.00 WITA dalam keadaan aman dan kondusif.

Ekshumasi merupakan bagian dari pemeriksaan forensik yang dilakukan untuk memperoleh informasi medis dan ilmiah dari jenazah. Hasil pemeriksaan nantinya diharapkan dapat memberikan gambaran berdasarkan temuan otopsi serta analisis laboratorium.

Hingga hasil resmi diterbitkan, pihak keluarga dan aparat terkait masih menunggu seluruh rangkaian pemeriksaan forensik selesai dilakukan.

(Ruslan Rurung)
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update