Fraksi Golkar Soroti Dana BLUD, Krisis Air dan Angkutan CPO di Paripurna DPRD Tebo
TEBO (JAMBI), DIMENSITIVINEWS.COM
Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Tebo menyoroti sejumlah persoalan yang dinilai perlu mendapat perhatian serius pemerintah daerah. Tiga isu utama yang disampaikan yakni penempatan dana BLUD RSUD Sultan Thaha Saifuddin (STS), krisis air bersih di Dusun Tanjung Beringin, serta aktivitas angkutan CPO PT Selaras Mitra Sarimba (SMS).
Sorotan tersebut disampaikan Ahmad Ankam, S.H., M.M., saat membacakan pandangan Fraksi Golkar dalam Rapat Paripurna DPRD Tebo terkait pembahasan Ranperda Perubahan APBD 2026, Ranperda Penyelenggaraan Kesejahteraan Lanjut Usia, serta Ranperda Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas, Jumat (4/9/2026).
Terkait dana BLUD RSUD STS yang disebut sekitar Rp17 miliar, Fraksi Golkar mendorong agar dana tersebut ditempatkan di Bank Jambi. Menurut Golkar, Pemkab Tebo sebagai salah satu pemegang saham dapat memperoleh manfaat melalui dividen, di samping kontribusi CSR yang selama ini diberikan Bank Jambi kepada daerah.
Fraksi Golkar juga menilai dukungan terhadap Bank Jambi penting, terutama setelah adanya insiden yang terjadi belum lama ini. Penguatan dan stabilitas bank milik daerah tersebut dinilai menjadi kepentingan bersama.
Krisis Air di Lubuk Mandarsah
Persoalan lain yang menjadi perhatian adalah krisis air bersih di Dusun Tanjung Beringin, Desa Lubuk Mandarsah Ulu, Kecamatan Tengah Ilir.
Fraksi Golkar meminta Pemkab Tebo segera mengambil langkah konkret karena warga disebut telah mengalami kesulitan memperoleh air selama hampir satu bulan. Bahkan, kondisi tersebut turut berdampak pada pelaksanaan ibadah, termasuk kesulitan warga mendapatkan air untuk berwudu saat Sholat Jumat.
“Pemenuhan kebutuhan air merupakan bagian dari pelayanan dasar yang harus menjadi prioritas,” tegas Fraksi Golkar.
Angkutan CPO PT SMS
Sementara itu, terkait aktivitas angkutan CPO PT SMS, Fraksi Golkar mendukung pemanfaatan jalan TMMD yang menghubungkan hingga Sungai Alai sebagai jalur alternatif.
Menurut Golkar, langkah tersebut penting untuk mengurangi beban ruas jalan Pal 12–Blok E yang dibangun menggunakan dana pinjaman daerah, sehingga dapat terhindar dari kerusakan sebelum masa manfaatnya berakhir.
Fraksi Golkar juga meminta Pemkab Tebo bertindak tegas terhadap kendaraan angkutan CPO yang diduga memiliki tonase tidak sesuai ketentuan. Pemerintah daerah juga diminta memberikan batas waktu kepada perusahaan untuk membenahi jalan TMMD agar dapat segera dimanfaatkan sebagai jalur alternatif.
Dukung SNT dan E-Parking
Selain menyampaikan sejumlah catatan, Fraksi Golkar memberikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Tebo beserta jajaran serta DPRD Tebo atas sinergi dalam pembahasan tiga Ranperda tersebut.
Fraksi Golkar menyatakan menerima dan menyetujui ketiga Ranperda untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah, dengan harapan seluruh catatan dan rekomendasi yang disampaikan selama pembahasan dapat ditindaklanjuti secara serius.
Golkar juga mengapresiasi penerapan E-Parking di RSUD STS Tebo yang dinilai dapat meningkatkan transparansi, menekan potensi kebocoran pendapatan, sekaligus memperbaiki pelayanan kepada masyarakat.
Apresiasi juga diberikan terhadap rencana pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Kabupaten Tebo.
Namun, Golkar mengingatkan agar pembangunan SNT tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik. Keberadaannya diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui pemberdayaan tenaga kerja dan pelaku usaha lokal.
Infrastruktur pendukung juga diminta menjadi perhatian, khususnya peningkatan jalan di Dusun Rejo Sari yang menjadi salah satu akses menuju kawasan SNT.
Fraksi Golkar berharap SNT nantinya tidak hanya menjadi pusat pendidikan berkualitas, tetapi juga mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi dan pembangunan masyarakat di sekitarnya.
Sejumlah capaian Pemkab Tebo sepanjang 2026 turut mendapat apresiasi, di antaranya keberhasilan pengendalian inflasi, pembinaan BUMD, prestasi Terbaik II Pameran Jambi Elok Nian 2026, serta terpilihnya Desa Sumber Agung sebagai salah satu calon/percontohan Desa Antikorupsi.
Fraksi Golkar berharap berbagai capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi Pemkab Tebo untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan pelayanan publik, serta memastikan pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
(Herman)


