Notification

×

Iklan

Iklan

Maulid Nabi di Masjid Modern Kurir Langit Barru, Wabup Ajak Warga Saling Menyayangi

9/04/26 | Jumat, September 04, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-03T17:51:19Z

Maulid Nabi di Masjid Modern Kurir Langit Barru, Wabup Ajak Warga Perkuat Kepedulian dan Keteladanan

BARRU (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM

Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah sebagai momentum memperkuat kepedulian, kasih sayang, dan semangat saling membantu dalam kehidupan bermasyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Abustan saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Masjid Modern Kurir Langit Barru, Kamis malam (3/9/2026).

Dalam sambutannya, Abustan mengapresiasi pengurus Masjid Modern Kurir Langit dan seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia juga memberikan penghargaan kepada Presiden Masjid Modern Kurir Langit, A. Muhammad Nur Syahid, atas dedikasi dan kontribusinya dalam menggerakkan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.

Menurut Abustan, Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlak dan ajaran beliau dalam kehidupan sehari-hari.

“Yang saya mau pesankan, ayo kita saling menyayangi, saling memberi, dan saling menolong,” pesan Abustan.

Ia mengatakan, nilai kasih sayang, kepedulian dan semangat berbagi sangat penting untuk terus diperkuat, terlebih di tengah berbagai tantangan kehidupan dan persoalan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat.

Abustan juga mengingatkan masyarakat agar senantiasa bersyukur ketika berada dalam kondisi baik dan tetap bersabar ketika menghadapi kesulitan. Menurutnya, kejernihan pikiran, perkataan, dan perilaku perlu dijaga agar masyarakat tidak mudah terjebak dalam sikap saling menyalahkan maupun memperbesar persoalan.

Selain menyampaikan pesan keagamaan, Abustan turut menyinggung kondisi musim kemarau yang berdampak terhadap kehidupan masyarakat. Kekeringan tidak hanya berpengaruh terhadap tanaman, tetapi juga meningkatkan potensi terjadinya kebakaran.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, termasuk memastikan instalasi listrik dan berbagai sumber yang berpotensi memicu kebakaran berada dalam kondisi aman.

“Ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Kita harus meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap hal-hal yang berpotensi menimbulkan kebakaran,” ujarnya.

Abustan juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menyimpan harta benda serta mempertimbangkan penggunaan layanan perbankan, termasuk perbankan syariah, sebagai salah satu alternatif penyimpanan yang aman.

Ajak Warga Ikhtiar Lewat Salat Istisqa

Terkait kondisi kemarau, Abustan mengatakan pemerintah dan masyarakat perlu terus melakukan berbagai upaya. Selain ikhtiar melalui langkah-langkah penanganan di lapangan, masyarakat juga diajak memperkuat ikhtiar spiritual melalui rencana pelaksanaan Salat Istisqa di pelataran Masjid Modern Kurir Langit.

Ia mengajak jamaah mempersiapkan diri dan bersama-sama mengikuti Salat Istisqa dengan memperbanyak doa dan ibadah sebagai bentuk ikhtiar memohon turunnya hujan.

“Kita berupaya dan berdoa bersama. Mudah-mudahan ada doa dari kita semua yang diijabah oleh Allah SWT sehingga diberikan hujan,” katanya.

Di hadapan jamaah, Abustan kembali menekankan pentingnya menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan, termasuk dalam membangun hubungan yang harmonis dengan keluarga dan sesama.

Ia mengingatkan agar kesibukan dan berbagai aktivitas tidak membuat seseorang mengabaikan keluarga maupun orang-orang terdekat. Menurutnya, nilai kasih sayang yang diajarkan Rasulullah SAW harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Abustan kemudian menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai lantaran harus menghadiri agenda pemerintahan lainnya. Ia berharap jamaah dapat mengikuti peringatan Maulid dengan khidmat serta mengambil hikmah dari tausiah yang disampaikan.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tersebut berlangsung di pelataran Masjid Modern Kurir Langit Barru. Kegiatan diawali dengan Salat Isya berjamaah dan menghadirkan dua pembawa hikmah Maulid, yakni Syaikh Prof. Dr. Shalih Ahmad Abdul Wahhab Abdul Qawiy, Lc., MA., Wakil Dekan Fakultas Dirasah Islamiyah Lil Wafidin Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, serta Dr. H. Muhammad Erfin Beddu, M.Pd., pengisi acara Cahaya Hati yang dikenal melalui sejumlah program televisi nasional.

Turut hadir Kepala Kementerian Haji dan Umrah Barru, Ketua KPU Barru, Camat Barru, Danramil Barru, Wakapolsek Barru, Lurah Sumpang Binangae, Dewan Syariah Masjid Modern Kurir Langit, serta sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat dan jamaah.

(Darman)
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update