Musrenbangdes Paccekke Serap Aspirasi Warga, Camat Ingatkan Bahaya Bakar Lahan dan Pengawasan Anak
BARRU (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM
Pemerintah Desa Paccekke, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk menyerap dan membahas usulan pembangunan dari masyarakat, Senin (7/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Paccekke tersebut dibuka langsung oleh Kepala Desa Paccekke, Dahlan, S.Sos., M.Si. Musrenbangdes menjadi bagian dari proses perencanaan pembangunan yang diawali dengan penjaringan aspirasi masyarakat dari tingkat RT.
Dahlan mengatakan, forum tersebut menjadi ruang bersama bagi pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan serta menentukan usulan yang akan menjadi prioritas pembangunan desa.
“Musrenbang ini merupakan tindak lanjut dari penjaringan aspirasi masyarakat yang telah dimulai dari tingkat RT. Semua usulan akan kita tampung dan dibahas untuk menentukan prioritas pembangunan desa,” ujar Dahlan.
Ia berharap proses perencanaan pembangunan dilakukan secara partisipatif sehingga program yang nantinya ditetapkan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat bagi kemajuan Desa Paccekke.
Musrenbangdes turut dihadiri Camat Soppeng Riaja Amirullah, S.H. bersama staf, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kepala Dusun Paccekke, Kepala Dusun Kading, pendamping desa, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta masyarakat Desa Paccekke.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Soppeng Riaja Amirullah menyampaikan sejumlah imbauan kepada masyarakat. Salah satunya terkait pencegahan kebakaran lahan yang dinilai perlu mendapat perhatian di tengah kondisi lahan yang cenderung kering.
Amirullah meminta warga tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Menurutnya, kondisi lahan yang kering dapat membuat api mudah menyebar dan berpotensi menimbulkan kebakaran yang lebih luas.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membersihkan atau membuka lahan dengan cara membakar. Kondisi lahan yang kering sangat mudah terbakar dan api bisa cepat meluas,” imbaunya.
Selain persoalan lingkungan, Amirullah juga mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dalam penggunaan telepon genggam.
Ia mengingatkan agar penggunaan HP diarahkan pada kegiatan yang positif serta tidak berlebihan hingga mengganggu pendidikan, aktivitas sehari-hari, maupun perkembangan anak.
Menurutnya, pendampingan orang tua diperlukan agar anak dapat menggunakan teknologi secara bijak dan tetap mendapatkan perhatian dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui Musrenbangdes tersebut, Pemerintah Desa Paccekke diharapkan dapat merumuskan sejumlah program pembangunan yang benar-benar menjadi kebutuhan dan prioritas masyarakat.
Perencanaan yang melibatkan masyarakat secara langsung diharapkan mampu membuat pembangunan desa lebih tepat sasaran, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan dan kemajuan Desa Paccekke.
(Syahruddin Cokkas)


