Notification

×

Iklan

Iklan

Musyawarah Mappalili Desa Manuba Tetapkan Jadwal Turun Sawah MT I

9/22/26 | Selasa, September 22, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-22T06:54:14Z

Musyawarah Mappalili Desa Manuba Tetapkan Jadwal Turun Sawah MT I

BARRU (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM

Pemerintah Desa Manuba, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, menggelar musyawarah Mappalili sebagai persiapan memasuki musim tanam dan pelaksanaan turun sawah, Selasa (22/9/2026).

Musyawarah yang melibatkan pemerintah desa, petani, penyuluh pertanian, serta unsur terkait tersebut menghasilkan kesepakatan jadwal Musim Tanam (MT) I di wilayah Desa Manuba.

Berdasarkan hasil musyawarah, pelaksanaan MT I ditetapkan mulai Senin, 19 Oktober 2026. Sementara jadwal tabelisasi pertanaman ditetapkan pada 18 November 2026.

Kepala Desa Manuba Hasnah Sultan mengatakan, Mappalili merupakan tradisi tahunan masyarakat yang dilaksanakan menjelang musim turun sawah. Selain menjadi bagian dari tradisi, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk menyatukan persepsi dan menyusun langkah bersama menghadapi musim tanam.

> “Mappalili ini merupakan kegiatan tahunan setiap akan memulai turun sawah. Apa yang sudah menjadi kesepakatan bersama dalam kegiatan ini, saya berharap dapat diterapkan oleh para petani di lapangan sehingga nantinya hasil pertanian bisa maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kecamatan Mallusetasi, Muhammad Sadar, menekankan pentingnya keseragaman waktu tanam dan penerapan langkah teknis yang telah disepakati.

Menurutnya, keseragaman tersebut dapat menjadi salah satu upaya untuk mengantisipasi serangan organisme pengganggu tanaman serta dampak kekeringan yang berpotensi memengaruhi produktivitas pertanian.

> “Musyawarah Mappalili ini penting agar semua petani memiliki satu persepsi dan tidak melenceng dari apa yang sudah disepakati. Dengan keseragaman tersebut, kita dapat melakukan langkah antisipasi terhadap serangan hama maupun dampak kekeringan sehingga hasil pertanian nantinya bisa maksimal,” jelasnya.

Muhammad Sadar menambahkan, sektor pertanian merupakan salah satu bagian penting dalam mendukung program swasembada pangan. Karena itu, diperlukan sinergi antara petani, penyuluh, pemerintah desa, dan seluruh unsur terkait.

Musyawarah Mappalili tersebut dihadiri Kepala Desa Manuba Hasnah Sultan bersama perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perwakilan Kecamatan Mallusetasi, Kepala BPP Mallusetasi Burhan, S.ST., PPL Abdul Razak, S.Tr.P., PPL Desa Manuba, POPT Kecamatan Mallusetasi Muhammad Sadar, S.ST., M.P., para kepala dusun, Ketua BPD, Ketua KTNA Mallusetasi, kelompok tani, KWT, petugas pengairan, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Musyawarah berlangsung tertib dan dinamis. Berbagai masukan yang disampaikan peserta menjadi bagian dari proses untuk menghasilkan kesepakatan bersama.

Dengan ditetapkannya jadwal MT I, para petani di Desa Manuba diharapkan dapat mempersiapkan lahan dan sarana produksi sejak dini, sehingga pelaksanaan musim tanam dapat berlangsung lebih serentak, terarah, dan mendukung peningkatan produksi pangan di wilayah tersebut.

(Darman)
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update