Truk Bongkar Muat di Badan Jalan Pasar Muara Bungo Disorot, LSM Desak Dishub Bertindak
BUNGO (JAMBI), DIMENSITIVINEWS.COM
Aktivitas kendaraan truk pengangkut barang yang melakukan bongkar muat di badan jalan kawasan Pasar Muara Bungo, Kabupaten Bungo, menjadi sorotan masyarakat. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas, terutama di kawasan pasar yang memiliki aktivitas kendaraan cukup padat.
Informasi mengenai aktivitas tersebut mencuat setelah sebuah unggahan di media sosial atas nama Hapis memperlihatkan kendaraan truk terparkir dan melakukan bongkar muat barang di badan jalan kawasan Kota Bungo.
Menanggapi hal itu, Ketua DPK LSM LIPPAN Bungo, Abun Yani, meminta Pemerintah Kabupaten Bungo, khususnya Dinas Perhubungan, segera melakukan penertiban terhadap kendaraan angkutan barang yang melakukan aktivitas bongkar muat di badan jalan.
Menurut Abun Yani, aktivitas bongkar muat kendaraan berukuran besar sebaiknya diarahkan ke lokasi atau terminal yang telah ditentukan agar tidak mengganggu pengguna jalan maupun aktivitas masyarakat di kawasan pasar.
“Kalau tidak ada penertiban, kami akan melakukan aksi demo besar-besaran di depan kantor DLAJ dan Kantor DPRD Kabupaten Bungo,” tegas Abun Yani.
Ia mengatakan, pihaknya juga siap berkoordinasi dengan Ormas LMPP untuk menyampaikan aspirasi masyarakat melalui aksi damai apabila persoalan tersebut tidak segera mendapat perhatian dari pemerintah daerah.
“Kami akan turun bersama untuk menyampaikan aspirasi masyarakat. Pemerintah harus serius menata lalu lintas dan aktivitas bongkar muat kendaraan di kawasan kota agar tidak mengganggu kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Abun Yani menegaskan, penyampaian aspirasi tersebut akan dilakukan secara damai dan tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Masyarakat berharap instansi terkait segera melakukan evaluasi dan penataan terhadap aktivitas bongkar muat kendaraan di kawasan Pasar Muara Bungo. Penertiban diharapkan dapat menjaga kelancaran lalu lintas sekaligus memberikan kenyamanan bagi pedagang, pengunjung pasar, dan pengguna jalan.
(Hayamudin)


