Bupati Andi Ina Buka Palanro Katinting Race 2026, Dorong Wisata Bahari dan Ekonomi Lokal
BARRU (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM
Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., secara resmi membuka Palanro Katinting Race 2026 yang memperebutkan Piala Bergilir Lapaggalung Petta Pajawae Arung Palanro di Pantai Pattalellangge, Kelurahan Palanro, Kecamatan Mallusetasi, Jumat (23/10/2026).
Ajang balap perahu tradisional yang berlangsung selama tiga hari, 23–25 Oktober 2026, tersebut diikuti 20 tim dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Selain menjadi arena adu kecepatan dan keterampilan, kegiatan ini juga menjadi sarana promosi wisata bahari sekaligus upaya memperkenalkan potensi pesisir Kabupaten Barru kepada masyarakat luas.
Dalam sambutannya, Bupati Andi Ina menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, sponsor, peserta, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Ia menegaskan, Palanro Katinting Race tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah Palanro.
Menurutnya, kegiatan ini diharapkan mampu menarik kunjungan wisatawan dari berbagai daerah sekaligus membuka peluang usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat.
“Ini juga merupakan salah satu wisata bahari bagi masyarakat dari luar maupun masyarakat yang ada di sini. Kita berharap kegiatan ini membawa dampak positif bagi perputaran ekonomi daerah, khususnya di Palanro,” ujar Andi Ina.
Ia juga mengajak masyarakat setempat untuk menjaga keramahan dan memberikan pelayanan terbaik kepada para pengunjung yang datang menyaksikan perlombaan.
Menurutnya, pengalaman positif yang dirasakan wisatawan akan menjadi salah satu faktor penting dalam membangun citra Palanro sebagai destinasi wisata bahari yang menarik. Dengan demikian, pengunjung diharapkan tidak hanya datang untuk menyaksikan perlombaan, tetapi juga tertarik kembali menikmati keindahan pesisir Kabupaten Barru.
“Jadilah tuan rumah yang baik dan ramah bagi orang-orang dari luar yang datang ke sini. Kita ingin mereka mengenal Palanro sebagai daerah yang indah dan masyarakatnya ramah, sehingga mereka ingin kembali berkunjung ke Barru,” pesannya.
Bupati Andi Ina juga berharap Palanro Katinting Race dapat terus dikembangkan dan diselenggarakan secara berkelanjutan dengan kualitas yang semakin baik. Bersama Wakil Bupati Barru, Pemerintah Kabupaten Barru mendorong agar kegiatan tersebut menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat promosi pariwisata sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Piala Bergilir Diserahkan kepada Bupati
Salah satu rangkaian acara pembukaan ditandai dengan penyerahan piala bergilir dari Tim Rezki Palanro, juara Katinting Race 2025, kepada Bupati Barru. Selanjutnya, piala tersebut diserahkan kepada sponsor utama kegiatan, Dr. Ir. H. Andi Entong C., M.Si., sebagai bagian dari rangkaian penyelenggaraan Palanro Katinting Race 2026.
Andi Entong C. diketahui menjadi salah satu pendukung utama kegiatan yang memasuki tahun kedua penyelenggaraan tersebut. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat menjaga keberlanjutan ajang ini sekaligus meningkatkan daya tarik wisata bahari di Kecamatan Mallusetasi.
Pembukaan Palanro Katinting Race 2026 turut dihadiri Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si.; Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Andi Syarifuddin, S.IP., M.Si.; Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Barru, Muhammad Yulianto Badwi; Ketua Yayasan Dr. Ir. H. A. Entong C., M.Si.; Kapolsek Mallusetasi, Iptu Muh. Tang; perwakilan Danramil Mallusetasi; Camat Mallusetasi, A. Sandy Mulaputra, S.E., M.M.; Lurah Palanro, Khairul Ihwan, S.Kom., M.AP.; serta tokoh agama, tokoh masyarakat, sponsor, pendukung, peserta, dan ofisial tim.
Melalui penyelenggaraan Palanro Katinting Race 2026, Pemerintah Kabupaten Barru berharap potensi wisata bahari Palanro semakin dikenal luas, aktivitas ekonomi masyarakat semakin meningkat, dan UMKM lokal memperoleh peluang usaha yang lebih besar. Ajang ini juga diharapkan menjadi wadah untuk melestarikan tradisi balap perahu sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat dalam memajukan pariwisata daerah.
(Darman)


