Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Barru Soroti Kemampuan BTQ Anak, Guru MDTA Diminta Perkuat Pembinaan Sejak Dini

10/07/26 | Rabu, Oktober 07, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-07T14:24:53Z

Bupati Barru Soroti Kemampuan BTQ Anak, Guru MDTA Diminta Perkuat Pembinaan Sejak Dini

BARRU (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM

Pemerintah Kabupaten Barru mendorong penguatan kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) sejak usia dini sebagai bagian dari upaya membentuk generasi muda yang berkarakter dan memiliki dasar keagamaan yang kuat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., saat menghadiri penyaluran insentif bagi guru Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) se-Kabupaten Barru.

Dalam kesempatan itu, Bupati menekankan pentingnya peran guru MDTA dalam memastikan kemampuan BTQ anak-anak terus berkembang, mulai dari jenjang pendidikan dasar hingga menengah.

Andi Ina mengaku prihatin dengan hasil survei kemampuan BTQ yang masih menunjukkan capaian rendah pada sebagian anak, khususnya di tingkat SMA. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu menjadi perhatian bersama mengingat Barru selama ini dikenal memiliki tradisi keagamaan yang kuat dan identitas sebagai kota santri.

Ia menegaskan, peningkatan kemampuan BTQ tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan guru, orang tua, lembaga keagamaan, dan masyarakat.

“Bapak dan Ibu guru, teruslah bersemangat mengajarkan anak-anak kita membaca dan menulis Al-Qur’an. Ini bukan hanya pekerjaan, tetapi juga amal jariyah yang insyaallah pahalanya terus mengalir,” pesan Andi Ina.

Menurutnya, pemberian insentif kepada guru MDTA merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian sekaligus diharapkan menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran keagamaan.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Barru yang selama ini menjadi mitra pemerintah daerah dalam membantu masyarakat melalui penyaluran zakat.

“Terima kasih kepada Baznas Kabupaten Barru yang terus menjadi mitra pemerintah daerah. Zakat yang disalurkan dari masyarakat kembali kepada masyarakat yang membutuhkan dan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Selain itu, Andi Ina mengapresiasi berbagai gerakan masyarakat dalam pembinaan keagamaan, termasuk inisiatif pembentukan rumah mengaji bagi perempuan yang sebelumnya digagas Ibu Airin Nisar dan kini telah berkembang menjadi lebih dari 10 kelompok.

Ia berharap berbagai gerakan tersebut terus berkembang dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas generasi muda Barru.

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai anak-anak kita tertinggal dalam kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an,” tegasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kementerian Agama, jajaran Baznas Kabupaten Barru, unsur kepolisian, pimpinan OPD, staf ahli, serta para guru MDTA penerima insentif se-Kabupaten Barru.

Pemerintah Kabupaten Barru berharap sinergi seluruh pihak dapat memperkuat pembinaan keagamaan sejak dini, sehingga lahir generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga berkarakter dan berakhlak.

(Darman)
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update