Notification

×

Iklan

Iklan

Manuba Akhiri MT III dengan Tanam Padi Bersama di Tengah Tantangan El Nino

10/01/26 | Kamis, Oktober 01, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-01T11:36:18Z

Manuba Akhiri MT III dengan Tanam Padi Bersama di Tengah Tantangan El Nino

BARRU (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM

Semangat petani Desa Manuba, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, tetap terjaga di tengah tantangan kondisi iklim. Kelompok Tani Pucuk Mekar 2 melaksanakan tanam bersama padi untuk mengakhiri musim tanam ketiga (MT III), Rabu (30/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lahan pertanian seluas sekitar 2 hektare tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan luas tambah tanam (LTT) sekaligus mendorong peningkatan indeks pertanaman (IP) 300.

Penanaman dilakukan menggunakan mesin tanam padi (rice transplanter). Penggunaan teknologi tersebut diharapkan mempercepat proses tanam sekaligus meningkatkan efisiensi tenaga dan waktu petani.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHBUN) Kabupaten Barru, Ir. Ahmad, M.M.; Kepala Desa Manuba Hasnah Sultan, S.Sy.; Katimker Penyuluh Pertanian Kabupaten Barru Andi Bahtiar, S.TP., M.P.; Koordinator BPP Mallusetasi Burhan, S.TP.; para penyuluh pertanian, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Manuba, kepala dusun, RT, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta anggota Kelompok Tani Pucuk Mekar 2.

Meski menghadapi kondisi iklim yang disebut El Nino, proses penanaman tetap memperhatikan aspek teknis budidaya, termasuk umur benih, pengelolaan air, dan pola tanam. Petani juga mendapat pendampingan dari penyuluh pertanian lapangan.

Kepala Dinas TPHBUN Barru menyampaikan apresiasi kepada para petani yang tetap berupaya menjaga produktivitas lahan dan mendukung peningkatan produksi pangan.

Pemerintah Desa Manuba bersama Kelompok Tani Pucuk Mekar 2 juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian, termasuk pendampingan dan penerapan teknologi dalam kegiatan budidaya.

Bagi petani Manuba, tanam bersama MT III menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan lahan pertanian sekaligus mendukung program peningkatan produksi dan ketahanan pangan.

“Manuba mengukir sejarah baru di akhir MT III. Di tengah kondisi El Nino, petani tetap turun ke sawah dan membuktikan bahwa semangat bertani tidak boleh berhenti. Dengan dukungan pemerintah, penyuluh dan penggunaan teknologi pertanian, petani terus bergerak untuk menjaga ketahanan pangan,” demikian disampaikan dalam kegiatan tersebut.

(Darman)
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update