News Update Takalar
Edisi : Jumat, 19 April 2024
Polres Takalar Sudah Tahan 8 Orang, di Duga Tersangka Kasus Pencurian Metal di Pabrik Gula Takalar.
Takalar (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com.
Kasus Pencurian alat mesin Gilingan dipabrik gula takalar, akhirnya Polres Takalar sudah menahan delapan orang yang diduga terlibat langsung.
Alat kelengkapan mesin gilingan pabrik gula takalar, yang disebut METAL yang terbuat dari bahan Kuningan beratnya mencapai puluhan kilogram per satu Metal.
Terkonfirmasi di pihak management Pabrik gula Takalar harga satuan Metal mencapai 250 ribu rupiah, sedangkan jumlah metal sebanyak lima buah, berati nilai kerugian mencapai satu milyar lebih.
Delapan Karyawan yang diduga pelaku yang sudah dilakukan penahanan oleh pihak Polres Takalar masing masing inisial.
1. S p daeng T.
47 tahun (Karyawan)
Jabatan Mandor Umum, alamat dusun jabatanBianara desa Parangbaddo, kecamatan Polut.
2. Asy daeng T, 45 tahun (Karyawan) mandor shief, alamat dusun Bontorannu satu desa Massamaturu kecamatan Polut
3. A b d S l daeng T. (Karyawan) jabatan Mandor Shief, alamat Palleko Polut.
4. Aw daeng N 45 tahun (Karyawan) jabatan Operator mesin Gilingan, alamat dusun Bontorannu 2, desa Massamaturu.
5. M Nat 38 tahun, (karyawan), alamat Balaburu' kelurahan Kalaserena kecamatan Bontompo kabupaten Gowa.
6. M A daeng N, 53 tahun (karyawan) janatan operator mesin Gilingan, alamat dusun Dusun Bontorannu 1 desa Massamatu kecamatan Polut.
7. J d Syam daeng B, 35 tahun, (karyawan) Jabatan operator stasiun Gilingan, alamat dusun Massalongko Tinggi desa Parappunganta, kecamatan Polut.
8. J f daeng B. 35 tahun (karyawan) jabatan Mandor shief, alamat dusun Bontorannu 2, desa Massamaturu.
Iptu Haji Syamsuddin Perwira Keamanan (PAKAM) Pabrik gula Takalar yang di konfirmasi langsung wartawan Dimensi tivi dilokasi pabrik gula takalar, mengatakan untuk kasus metal gilingan pabrik gula Takalar sudah diserahkan ke Polres Takalar penanganannya,
Mengenai delapan orang yang diduga pelaku pihak Kepolisian Polres Takalar sudah menahan delapan orang karyawan.
Kepala tata usaha (K T U) pabrik gula takalar Muhammad Natsir Saleh, juga membenarkan adanya delapan orang karyawan.
lima orang karyawan dengan status karyawan Organik, dan tiga orang Karyawan dengan status karyawan PKWT, mengenai sangsi administrasi perusahan Natsir Saleh mengatakan kami menunggu hasil keputusan Pimpinan.
Liputan : Natsir Tarang



