News Update Barru
Edisi : Senin, 05 Agustus 2024
Lestarikan kesenian Tradisional, Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIX Sulsel Gelar Workshop Musik Tradisional Bugis.
Barru (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com.
Upaya melestarikan musik tradisional Bugis yang dilakukan fasilitas pemajuan kebudayaan yang difasilitasi oleh balai pelestarian kebudayaan wilayah sembilan belas provinsi Sulsel, dan Sulbar menggelar workshop musik tradisional Bugis, pada Sabtu 3 Agustus 2024.
Kegiatan diikuti oleh peserta didik tingkat SD, SMP, SMA, penggiat seni yang ada dikecamatan Mallusetasi dan Muhammad Azhar M Andi Naki selaku pembimbing beserta, dan kegiatan ini berlangsung selama dua hari mulai Sabtu tanggal 3 sampai dengan hari Minggu tanggal 4 agustus tahun 2024, bertempat di aula UPTD SMPN 22 Barru kecamatan Mallusetasi kabupaten Barru provinsi Sulawesi Selatan.
Kegiatan workshop musik tradisional bertujuan untuk mengenal dan memainkan alat musik tradisional Bugis kepada peserta didik dan kepada generasi muda untuk sekarang ini, sesuai dengan tema kegiatan, merayakan kekayaan musikal Bugis mengenal dan memainkan alat musik tradisional, dengan harapan kesenian musik tradisional ini jangan sampai punah.
Ini hasil wawancara dimensitivinews.com dalam kegiatan workshop musik tradisional.
Muhammad Arham Mahmud S P d selaku pemateri mengatakan. (Wawancara ada didalam Video YouTube)
Selanjutnya dengan tanggapan Haja Harliana S P d selaku kepala UPTD SMPN 22 Barru mengatakan: (Wawancara ada didalam video youtube)
Dilanjutkan dengan R Nurzulhiyyah Isnaini A W selaku ketua panitia sekaligus penyelenggara kegiatan mengatakan: (wawancara ada didalam video youtube)
Dan ditambahkan oleh ibu Andini Perdana S S M Hum selaku tim BPK wilayah sembilan belas provinsi Sulsel dan Sulbar mengatakan: (wawancara ada didalam video youtube)
Dan sekaligus menutup kegiatan ini, dengan harapan semoga adanya kegiatan workshop musik tradisional Bugis, maka peserta didik dapat menyalurkan bakat seni dan budaya yang mereka miliki, supaya tidak menghilang seiring zaman dan sebagai wujud pelestarian warisan budaya.
Liputan : Darman


