Notification

×

Iklan

Iklan

Ketua FPII Lamsel Minta Kepolisian Proses Secara Tuntas, Terkait Tindak Kekerasan yang di Alami Siswa SMA Kebangsaan.

9/16/24 | Senin, September 16, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-09-16T12:02:05Z

News Update Lampung Selatan

Edisi : Senin, 16 September 2024 

Ketua FPII Lamsel Minta Kepolisian Proses Secara Tuntas, Terkait  Tindak Kekerasan yang di Alami Siswa SMA Kebangsaan.



Lampung Selatan (Lampung), dimensitivinews.com.

Ketua Koordinator (Korwil)  Forum Pers Independen Indonesia (FPII) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) menanggapi ramainya pemberitaan dimedia cetak & online, terkait dugaan kekerasan yang dialami salah seorang  siswa  SMA kebangsaan yang diduga kuat dilakukan oleh para seniornya.

"Ini butuh perhatian serius dari polres lampung selatan, untuk menangani kasus yang menimpa salah satu siswa yang menjadi korban kekerasan para seniornya tersebut," Kata Ketua FPII Lamsel, Feki Harison Saat diminta tanggapannya.Minggu (15/09/2024).

"Terduga pelaku  kekerasan dan bullying harus diberi efek jera, agar kedepannya tidak terulang kembali," tegas dia.

Dari kabar yang beredar Feki Harison menambahkan Aksi kekerasan itu terjadi pada Senin (9/9/2024) sekitar pukul 21.30 WIB, di toilet aula lingkungan sekolah yang beralamatkan di Jalan Trans Sumatera, Desa Pisang, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Setempat.

"Perbuatan kekerasan, yang tidak terpuji tersebut tidak dibenarkan dimata hukum.Jadi harus segera ditindak." timpal dia.

Apalagi, sampai merugikan keluarga korban.Sementara orang tua korban (E S) meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kasus ini.

"Infonya bukan satu orang, lebih dari satu orang terduga pelaku kekerasan tersebut," ungkap dia.

Selain perbuatan tersebut tidak dibenarkan dimata hukum, para terduga  pelaku  telah mencoreng nama sekolah dan dunia pendidikan khususnya di bumi agom mufakat ini. Pihak sekolah dan dinas pendidikan harus mengambil langkah tegas dan bisa mencarikan solusi yang terbaik.

Kenapa, agar persoalan ini tidak berlarut larut, agar kedepannya tidak terjadi terulang kepada siswa yang lainnya."pesan Feki.

Sekolah itu kan tempat menimba ilmu, bukan dijadikan ajang bullying/membuli, apalagi sang senior nya sampai adanya penyiksaan kepada sang juniornya.

Feki Meminta Kepolisian Polda Lampung mendorong pihak kepolisian polres lampung selatan untuk segera mengusut, dan menindak tegas sesuai peraturan dan perundang undangan yang berlaku.

"Ingat jangan ada tebang pilih, hukum harus tetap ditegak kan," tegas Feki.

Sementara E S  Ayah dari BW salah seorang siswa SMA Kebangsaan, telah melaporkan  I B, T P, E Z dan D  ke mapolres Lampung Selatan, imbuhnya.

Liputan : Herman

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update