Notification

×

Iklan

Iklan

Babinsa bersama Kades Garessi Turun Langsung Melakukan Pengawasan Gabah Masuk ke Bulog.

4/22/25 | Selasa, April 22, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-04-22T08:36:44Z

Babinsa bersama Kades Garessi turun langsung melakukan pengawasan  Gabah masuk ke Bulog .

Barru (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com.

Meskipun hujan deras sampai subuh, bulog tetap turun lapangan beli gabah petani disejumlah wilayah di Kabupaten Barru. 

Dalam rangka memastikan kelancaran dan tranpransi penyaluran gabah ke perum bulog Pare dan Barru diawasi langsung oleh babinsa, mengambil gabah petani di desa Garessi kecamatan Tanete Rilau kabupaten Barru provinsi Sulawesi selatan pada Senin,21 April 2025.


Salah seorang petani, Desa Garessi, Kecamatan Tanete Rilau Randi, mengatakan mengaku sangat bersyukur karena bulog, rajin kelapangan turun langsung membeli gabah petani. 

Kalau tak ada bulog, mungkin gabah petani dilapangan dibeli dari luar dengan harga yang murah hanya 6.400 perkilo gram, bukan harga pemerintah. 


Bersyukur ada bulog, selalu kelapangan meskipun gabah petani sudah lama tertinggal, tapi tetap diambil dan tanggung jawab bulog. 

"Kami sangat bersyukur karena selama pembelian gabah petani di lapangan, tak ada pengurangan sedikit ataupun pemotongan dan harga sesuai dengan harga pemerintah." kata Randi. 


Terimakasih kepada pak Presiden Prabowo, yang sudah menaikan harga gabah, kami sangat terbantu dengan harga 6.500, yang langsung dibeli bulog. 

Randi menceritakan ditahun sebelumnya berveriasi harga gabah, karena bukan bulog yang beli pedagang dari luar daerah, tergantung jenis gabah mulai rusak dan basah sehingga harga pun bervariasi. 


Lanjut Randi, selain itu harga gabah pun tidak secepatnya langsung dibeli, namun sesuai loby pengurus dan pedagang. 

"Saya merasa sangat bersyukur atas adanya pembelian dari bulog, gabah semuanya dibeli tak ada lagi sesuai hasil kesepakatan dengan tangkulak." ucap Randi. 


Randi, merasa sangat bersyukur, karena tangkulak yang membeli diwilayah Kabupaten Barru pada tahun sebelumnya, kini tidak bisa berbuat apa-apa dan tidak bisa permainkan harga gabah petani lagi.

(Darman)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update