Pemdes Sanrobone Dusun Salekowa Laksanakan Maulid Nabi Muhammad SAW Diiringi Dengan Tradisi A'rate'.
Takalar (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com.
Dalam rangka semangat memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam 1447 Hijriah, dusun salekowa desa sanrobone kecamatan sanrobone kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan, melaksanakan perayaan maulid Nabi Muhammad Shallallahu alaihi Wasallam pada hari rabu (10/9/2024).
Acara berlangsung di masjid Haji Mappatunru Daeng Siantang di dusun salekowa dengan tema, "Meneladani Ahlak Rasulullah dengan mengikuti sunnahnya serta meningkatkan kwalitas solat secara berjamaah".
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperat tali silaturahmi, untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keimanan yang di anjurkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.
Hadir pada acara Kaharuddin S.Sos, kepala K U A Sanrobone Syamsuddin Karaeng Ra'ga Imam Desa Sanrobone, Abdul Naja Daeng Sabbi ketua pembangunan masjid dan Tokoh Agama, Tokoh adat, Tokoh Masyarakat, para Majelis Taklim Raodahtul Jannah, para pengurus masjid serta masyarakat dusun Salekowa .
Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci AL-Quran oleh Alimuddin Daeng Tinri dilanjutkan ceramah tausiyah oleh uztad Mansyur Daeng Bella, sementara itu Imam sanrobone dalam sambutannya mengatakan,
"apa yang kita telah laksanakan pada hari ini untuk merayakan maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam sebagai bentuk kecintaan kepada beliau, dimana beliaulah mengantarkan kita dari alam jahiliyah kealam ketauhidan, mudah-mudahan dengan hikmad maulid ini masyarakat sanrobone khususnya dusun salekowa ini, semakin mempererat hubungan tali silaturahmi dan tetap bersama membangun desa sanrobone", Ungkapnya.
Tokoh masyarakat juga tidak lupa melaksanakan kebiasaan a'rate' memeriahkan acara, a'rate' adalah tradisi turun temurun, dilakukan pada acara-acara keagamaan.
Tradisi A'rate' adalah Budaya keagamaan yang perlu dilestarikan agar anak cucu kita tidak melupakannya, demikian di ungkapkan oleh salah seorang tokoh masyarakat yang dituakan di desa Sanrobone
(Natsir Tarang)




