Notification

×

Iklan

Iklan

Pemkab Barru Gandeng Berbagai Pihak dalam Forum Lintas Sektor: Upaya Serius Menekan Angka Kecelakaan di Jalur Nasional Makassar–Parepare

11/15/25 | Sabtu, November 15, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-15T00:55:57Z

Pemkab Barru Gandeng Berbagai Pihak dalam Forum Lintas Sektor: Upaya Serius Menekan Angka Kecelakaan di Jalur Nasional Makassar–Parepare
 
Barru (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com.

Pemerintah Kabupaten Barru menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas dengan menggelar Forum Komunikasi Lintas Sektor. Inisiatif ini merupakan respons terhadap meningkatnya insiden kecelakaan di ruas Jalan Poros Nasional Makassar–Parepare, yang menjadi perhatian utama karena posisinya sebagai jalur vital yang melintasi Kabupaten Barru. Forum ini diadakan pada 14 November 2025, di Ruang Data Kantor Bupati Barru, menandai langkah proaktif pemerintah daerah dalam menangani masalah yang semakin meresahkan masyarakat.


Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dan pemangku kepentingan, termasuk Penjabat Sekretaris Daerah Barru, Abubakar, S.Sos, M.Si, yang memberikan arahan strategis dalam forum tersebut. Turut hadir Plt. Kepala Dinas Perhubungan Andi Muhammad Nur, yang memaparkan data dan analisis terkait kecelakaan lalu lintas di wilayah tersebut. Selain itu, forum ini juga melibatkan perwakilan dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional, Satker PJN Wilayah III Sulsel, PPK 3.3 Sulsel, unsur kepolisian yang bertanggung jawab atas penegakan hukum lalu lintas, PT Jasa Raharja (Persero) sebagai pihak yang menangani santunan korban kecelakaan, serta perangkat daerah terkait seperti Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan, yang memiliki peran dalam edukasi dan penanganan medis korban kecelakaan.


Dalam sambutannya, Penjabat Sekda Barru, Abubakar, menegaskan bahwa forum ini adalah langkah konkret Pemkab Barru dalam mengatasi persoalan kecelakaan lalu lintas yang terus meningkat di jalur nasional yang menghubungkan Makassar dan Parepare. Abubakar menekankan pentingnya penanganan masalah ini secara komprehensif dan melibatkan semua pihak terkait.


“Masalah kecelakaan ini harus kita tangani bersama. Faktor pemicunya beragam, mulai dari kondisi jalan, perilaku pengendara, hingga kurangnya fasilitas pendukung keselamatan. Oleh karena itu, semua pihak harus terlibat aktif menekan risikonya,” tegas Abubakar.


Forum ini mengidentifikasi sejumlah faktor utama yang menjadi penyebab kecelakaan, antara lain parkir liar di badan jalan yang mengganggu arus lalu lintas, kurangnya rambu dan perlengkapan keselamatan jalan yang memadai, serta lemahnya pengawasan di titik-titik rawan kecelakaan. Selain itu, kondisi jalan yang kurang baik, seperti jalan berlubang atau bergelombang, juga menjadi faktor kontribusi terhadap terjadinya kecelakaan. Faktor manusia, seperti perilaku mengemudi yang tidak aman, penggunaan telepon seluler saat berkendara, dan mengemudi dalam keadaan mengantuk atau di bawah pengaruh alkohol, juga menjadi perhatian serius.


Plt. Kepala Dinas Perhubungan Barru, Andi Muhammad Nur, menyoroti pentingnya forum ini sebagai momentum untuk membangun koordinasi yang terpadu antar berbagai pihak terkait. Andi Muhammad Nur menjelaskan bahwa pertemuan lintas sektor ini sangat strategis untuk menghasilkan langkah-langkah konkret dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas.


“Pertemuan lintas sektor seperti ini sangat strategis. Dari sini kita harapkan lahir langkah konkret, mulai dari evaluasi infrastruktur jalan, penataan rambu dan marka jalan, peningkatan pengawasan dan penegakan hukum, hingga edukasi keselamatan bagi masyarakat,” ujarnya.
 

Dalam forum tersebut, seluruh peserta sepakat untuk memperkuat kolaborasi berdasarkan kewenangan masing-masing. Pemkab Barru berkomitmen untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan, memasang rambu dan marka jalan yang lebih jelas dan memadai, serta meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum lalu lintas. Pihak kepolisian akan meningkatkan patroli dan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas, serta melakukan sosialisasi keselamatan lalu lintas kepada masyarakat. PT Jasa Raharja (Persero) akan terus memberikan santunan kepada korban kecelakaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta berpartisipasi dalam program-program pencegahan kecelakaan. Dinas Pendidikan akan memasukkan materi keselamatan lalu lintas ke dalam kurikulum sekolah, sementara Dinas Kesehatan akan meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanganan medis korban kecelakaan.
 
Pemkab Barru menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama. Melalui sinergi lintas sektor yang solid, pemerintah berharap angka kecelakaan dapat ditekan secara signifikan, sehingga tingkat keamanan dan kenyamanan pengguna jalan di Kabupaten Barru semakin meningkat. Pemerintah juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

(Darman)
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update