Notification

×

Iklan

Iklan

Wagub Fatmawati Pimpin Upacara Hari Pahlawan di TMP Panaikang: "Perjuangan Kini Adalah Melayani Rakyat dengan Tulus"

11/11/25 | Selasa, November 11, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-10T23:14:59Z

Wagub Fatmawati Pimpin Upacara Hari Pahlawan di TMP Panaikang: "Perjuangan Kini Adalah Melayani Rakyat dengan Tulus"
 
Makassar (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com

Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang, Makassar, pada Senin, 10 November 2025. Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, memimpin upacara dan ziarah nasional dalam rangka memperingati Hari Pahlawan ke-80. Upacara ini menjadi momentum penting untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan dan kemajuan bangsa, serta merefleksikan nilai-nilai kepahlawanan yang relevan di masa kini.
 
Fatmawati Rusdi, dengan mengenakan pakaian dinas upacara, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Dalam amanatnya, ia membacakan pesan mendalam dari Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, yang mengajak seluruh masyarakat untuk merenungkan semangat dan teladan para pahlawan bangsa. Suasana hening tercipta saat Fatmawati memimpin seluruh peserta upacara untuk menundukkan kepala dalam hening cipta nasional, mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur.
 
"Hari ini, di bawah langit Indonesia yang merdeka, kita menundukkan kepala penuh hormat mengenang para pahlawan bangsa. Mereka bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini," ujar Fatmawati dengan suara lantang dan penuh emosi, saat membacakan amanat Menteri Sosial.
 
Dalam amanat tersebut, Menteri Sosial menekankan tiga keteladanan besar dari para pahlawan yang sangat relevan di masa kini: kesabaran dalam perjuangan, keikhlasan mendahulukan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi, dan pandangan jauh ke depan untuk mewariskan yang terbaik bagi generasi masa depan.
 
"Para pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Ia lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, dan kebersamaan. Kini, perjuangan itu kita lanjutkan bukan dengan senjata, tetapi dengan ilmu pengetahuan, empati, dan pengabdian yang tulus," lanjut Fatmawati.
 
Lebih lanjut, Fatmawati menekankan bahwa perjuangan masa kini adalah memastikan bahwa tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan. Semangat kepahlawanan harus diwujudkan dalam kerja nyata untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan memajukan peradaban Indonesia.
 
"Kita bisa menjadi pahlawan di bidang kita masing-masing, di ruang kelas sebagai guru yang mendidik generasi penerus, di ladang sebagai petani yang menghasilkan pangan untuk seluruh rakyat, di rumah sakit sebagai tenaga medis yang menyelamatkan nyawa, di kantor pelayanan publik sebagai pelayan masyarakat yang profesional dan berintegritas. Asal dilakukan dengan kejujuran dan ketulusan, maka kita telah menjadi pahlawan bagi bangsa dan negara," tuturnya dengan penuh semangat.
 
Usai upacara, Wakil Gubernur bersama unsur Forkopimda Sulsel, perwakilan TNI-Polri, dan para veteran, melanjutkan kegiatan dengan ziarah dan tabur bunga di makam para pahlawan nasional yang dimakamkan di TMP Panaikang, antara lain Andi Pangerang Pettarani, HA. Mappanyukki, dan Andi Djemma.
 
Suasana haru menyelimuti area pemakaman ketika Fatmawati dengan khidmat menaburkan bunga di pusara para pahlawan seraya memanjatkan doa. Ia menegaskan bahwa setiap momentum Hari Pahlawan adalah pengingat agar generasi sekarang tidak melupakan akar perjuangan bangsanya, serta senantiasa menghargai jasa para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan dan kemajuan Indonesia.
 
"Peringatan Hari Pahlawan ini bukan hanya seremoni belaka. Ini adalah momen yang sangat penting untuk menyalakan kembali semangat perjuangan di dada kita, agar kemerdekaan yang telah diwariskan oleh para pahlawan tidak pernah sia-sia, dan agar kita senantiasa terinspirasi untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara," ujarnya dengan nada serius.
 
Fatmawati juga menekankan bahwa semangat kepahlawanan harus terwujud dalam pelayanan publik yang bersih, berempati, dan berdampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan rakyat. Ia mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk meneladani nilai-nilai kepahlawanan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
 
"Sulawesi Selatan akan semakin kuat dan maju jika setiap warganya memiliki jiwa pahlawan, bekerja keras, berbuat baik, dan berbakti dengan sepenuh hati untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya dengan optimisme.
 
(Arfah Adha Mansyur)
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update