BPD dan Pemdes Siddo Pelajari Budidaya Nanas Berhasil di Desa Jangan-Jangan
Barru (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com
Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Siddo bersama Kepala Desa Siddo melakukan kunjungan studi tiru ke Desa Jangan-Jangan, Kecamatan Pujananting, Senin (19/1). Kegiatan ini fokus pada pembelajaran pengembangan budidaya nanas yang telah membawa perubahan positif bagi perekonomian masyarakat setempat.
Studi tiru bertujuan untuk memperluas wawasan dan pengetahuan mengenai tata cara berkebun nanas yang efektif. Kepala Desa Jangan-Jangan, Rahmansyah, menjelaskan secara rinci strategi pengelolaan mulai dari tahap penanaman, perawatan rutin, hingga sistem pemasaran hasil panen. Ia menekankan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja sama antarwarga, ketekunan dalam menjalankan proses, serta inovasi yang disesuaikan dengan potensi lokal desa.
Kepala Desa Siddo, Khairul Rijal ST, menyampaikan harapan agar model yang dipelajari dapat diadaptasi dan diterapkan di Desa Siddo. "Kami berharap budidaya nanas bisa menjadi salah satu andalan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian," ujarnya.
Sementara itu, Ketua BPD Desa Siddo, Muhaemin Sabir SE, mengungkapkan alasan pemilihan Desa Jangan-Jangan sebagai lokasi studi. "Banyak warga di sana yang telah sukses mengembangkan kebun nanas dan meningkatkan taraf hidup mereka. Tujuan kami adalah untuk membagikan pengetahuan ini kepada masyarakat Desa Siddo," jelasnya.
Turut mengikuti kegiatan studi tiru adalah Sekretaris Desa Siddo, perwakilan RT, anggota BPD, kelompok tani Desa Siddo, serta Ketua BPD Desa Jangan-Jangan.
(Syahruddin Cokkas)








