Kades Dewagong Tawang Bawa Perubahan Nyata, Desa Ujung Baji Maju dengan Sentuhan Peduli
Takalar (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com.
Desa Ujung Baji Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar, pesisir pantai dengan sekitar 3.000 jiwa penduduk mayoritas nelayan, petani, dan pengusaha, mengalami kemajuan pesat di bawah kepemimpinan Kepala Desa (Kades) Dewagong Tawang yang telah menjabat selama tiga periode berturut-turut.
Dikenal sebagai sosok pemimpin yang berjiwa sosial tinggi dan bijaksana, Dewagong selalu menempatkan kepentingan warga sebagai prioritas utama. Bagi dirinya, memimpin desa bukan sekadar urusan administrasi, melainkan bentuk pengabdian kepada tanah kelahirannya.
Berbagai program pembangunan telah terealisasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, antara lain pembangunan rabat beton dua titik dengan total panjang 150 meter, tanggul ombak untuk melindungi pantai, penerangan jalan yang memudahkan aktivitas warga malam hari, pendistribusian alat tangkap nelayan untuk 43 kepala keluarga, pembangunan jalan khusus akses dermaga nelayan, serta penyediaan sumur bor komunitas untuk memenuhi kebutuhan air bersih.
Pelayanan administrasi juga menjadi fokus utama perbaikan. Setiap pagi, jauh sebelum jam pelayanan resmi dimulai, Dewagong sudah berada di kantor desa untuk memastikan warga tidak perlu menunggu lama. Keluhan, pertanyaan, maupun permohonan bantuan ditangani dengan penuh kesabaran, tanpa membedakan latar belakang profesi atau status sosial.
"Kami berkomitmen agar pelayanan desa lebih efisien. Setiap urusan administrasi mulai dari pembuatan surat pengantar hingga surat keterangan dapat diselesaikan dengan cepat tanpa prosedur yang menyulitkan," ujarnya, menegaskan bahwa transparansi keuangan dan program menjadi prinsip utama agar masyarakat merasa aman dan percaya pada pemerintahan desa.
Tak hanya bekerja dari kantor, Dewagong sering terjun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi masyarakat secara langsung. Ia rutin meninjau progres pembangunan infrastruktur, memantau kebersihan lingkungan, hingga mengunjungi warga yang sedang sakit atau menghadapi kesulitan ekonomi. Sikap ini membuat warga merasakan kedekatan emosional dan merasa diperhatikan oleh pemimpinnya.
Selain itu, ia aktif mendorong semangat kebersamaan dan gotong royong. Menurut Dewagong, kemajuan desa hanya bisa terwujud jika seluruh warga saling bekerja sama. Ia sering menginisiasi kegiatan seperti pembersihan lingkungan bersama, pembagian bantuan sosial, dan perawatan fasilitas umum, serta selalu turut serta secara langsung sebagai contoh bagi masyarakat.
Dewagong juga tidak melupakan pengembangan generasi muda sebagai pelanjut pemimpin masa depan. Ia mendorong kaum muda untuk aktif dalam kegiatan positif, mengikuti pelatihan keterampilan seperti pengolahan hasil laut dan pertanian, serta terlibat dalam program pemberdayaan ekonomi lokal. Melalui tindakan nyata, kedekatan dengan warga, dan kepedulian yang mendalam terhadap kemajuan desa, ia berhasil menciptakan suasana desa yang harmonis dan penuh semangat kebersamaan.
(Arfah Adha Mansyur)





