Kepala Desa Kaballokang Pakkabba Optimis Tingkatkan Pelayanan Prima Bagi Masyarakat
Takalar (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com
Desa Kaballokang Pakkabba, desa pemekaran di Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan, terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Desa yang berbatasan dengan Desa Pakkabba dan Desa Bonto Lanra ini resmi dibentuk pada tahun 2023.
Dalam upacara apel kerja yang diadakan setiap hari Senin di halaman Kantor Desa, Kepala Desa Hasrung Tarang menyampaikan bahwa kedisiplinan kerja dan cara memberikan pelayanan menjadi fokus utama pengelolaan desa. Ia juga menjelaskan mengenai pengelolaan Anggaran Dana Desa (A D D) yang telah dilaksanakan sejak terbentuknya desa pemekaran tersebut.
"Sejak tahun 2024 hingga 2025, desa ini telah mengalami kemajuan berkat dukungan dari masyarakat, kepala dusun, dan seluruh aparatur desa," ujar Hasrung.
Beberapa program yang telah berhasil dijalankan antara lain pembagian sembako dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi masyarakat prasejahtera, pembangunan pintu gerbang jalan desa, serta berbagai bantuan lainnya.
Untuk tahun 2026, Hasrung menyatakan bahwa pelayanan prima menjadi prioritas utama, meskipun menghadapi keterbatasan anggaran dari program baru pemerintah pusat dan daerah. "Kami tetap optimis meningkatkan pelayanan baik bagi kecamatan maupun daerah. Tugas dan tanggung jawab sebagai pemerintah desa untuk melayani masyarakat akan kami jalankan semaksimal mungkin", tegasnya.
Ia juga berharap program Koperasi Merah Putih dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok. Dengan penetapan anggaran tahun 2026 yang telah ada perubahan besaran tertentu, Hasrung menegaskan bahwa keterbatasan tersebut tidak menjadi alasan untuk mengurangi kualitas pelayanan.
Desa Kaballokang Pakkabba yang membawahi empat dusun yaitu Dusun Kaballokang Barat, Dusun Kaballokang Timur, Dusun Kaballokang, dan Dusun Pangkajene, mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani. "Kita tetap fokus mengelola A D D sesuai visi dan misi, dengan harapan pelayanan prima dapat berjalan aman dan lancar", ucapnya.
Ketika ditanya mengenai kendala utama, Hasrung mengakui bahwa masih banyak tantangan terutama di sektor pertanian dan pembangunan yang masih tertinggal. Namun, dengan anggaran yang terbatas, pihaknya tetap berkomitmen melayani masyarakat dengan sepenuh hati.
(Ramli Sahar DR)





