Mahasiswa Gizi Universitas Hasanuddin Gelar Seminar EBL di Kelurahan Labakkang
Pangkep (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com
Mahasiswa Program Studi S1 Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (Unsri) Posko 8 Kelurahan Labakkang menggelar seminar Evidence Based Learning (EBL) bertempat di Baruga Sayang Kelurahan Labakkang, Kecamatan Labakkang.
Acara yang dihadiri oleh berbagai pihak terkait ini diadakan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan EBL yang akan dilakukan sebanyak 4 kali. Hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Dosen Pembimbing, Wakil Lurah Labakkang, Kepala Puskesmas Labakkang, Bhabinkamtibmas, Babinsa, PLKB, Ketua RT/RW, kader posyandu, tokoh masyarakat, dan staf kelurahan.
Sofia Ayu Astuti menjadi Moderator Acara (MC) dalam seminar tersebut. Selanjutnya, Kordinator Kelurahan Labakkang Aimar menjelaskan tahapan EBL yang akan dilaksanakan: EBL 1 fokus pada pendataan gizi, EBL 2 menentukan masalah gizi, EBL 3 melakukan intervensi berdasarkan data, serta EBL 4 melakukan pemantauan dan evaluasi hasil kegiatan sebelumnya.
Muzakkir, yang mewakili Lurah Labakkang, menyampaikan profil kelurahan yang terdiri dari 3 lingkungan, 7 RW, dan 16 RT dengan jumlah penduduk sebanyak 5.339 jiwa (2.511 laki-laki dan 2.831 perempuan) serta 1.668 KK. Informasi ini dianggap penting sebagai dasar bagi mahasiswa dalam melakukan pendataan di masyarakat.
Dosen Pembimbing Healthy Hidayanty menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada pemerintah dan masyarakat Kelurahan Labakkang atas dukungan penerimaan mahasiswa dalam melaksanakan EBL tahun akademik 2026/2027. Ia mengajak untuk terus bekerja sama dan mendampingi proses pendataan yang akan dilakukan.
Hj. Nurhayati Rahmat, Kepala Puskesmas Labakkang, mengingatkan pentingnya kerjasama dengan kader posyandu. Ia menekankan agar data masalah gizi yang dikumpulkan bukan hanya berdasarkan dokumen semata, melainkan data aktual dari masyarakat yang tidak dimanipulasi, karena kesalahan data awal akan mempengaruhi kelancaran dan keakuratan tahapan EBL selanjutnya.
Acara ditutup dengan doa yang disampaikan oleh Alya Alafitah.
(Andi Ahmad Karaeng Baso)










