Barru Tunjukkan Kinerja Unggul: Produktivitas Pertanian Tembus 19,2%, Lampaui Rata-rata Nasional


Barru Tunjukkan Kinerja Unggul: Produktivitas Pertanian Tembus 19,2%, Lampaui Rata-rata Nasional
 
Makassar (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com

Kabupaten Barru kembali menunjukkan komitmen kuat dalam menyelaraskan pembangunan daerah dengan kebijakan nasional. Hal ini tercermin dari kehadiran penuh jajaran pimpinan daerah dalam Rapat Koordinasi (Rakorda) Tindak Lanjut Arahan Presiden RI Prabowo Subianto tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, yang digelar di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Senin (9/2/2026).


Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., didampingi Wakil Bupati Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., dan Pj. Sekda Abubakar, turut serta dalam kegiatan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman tersebut. Rakorda ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulsel, unsur Forkopimda, seluruh Bupati dan Walikota se-Sulsel, serta perwakilan instansi terkait lainnya.


Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah poin strategis mulai dari ketahanan pangan, hilirisasi industri, hingga efisiensi penyaluran anggaran pusat di daerah.
 
Usai kegiatan, Andi Ina mengungkapkan kebanggaannya atas tren positif pembangunan di Barru, khususnya di sektor pertanian. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), capaian daerah ini bahkan melampaui rata-rata nasional.


"Alhamdulillah, peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Barru mencapai 19,20 persen, melampaui rata-rata nasional sebesar 13,7 persen. Realisasi luas tanam kita juga mencapai sekitar 36.000 hektare, melampaui target 31.086 hektare pada tahun 2025," ungkap Andi Ina kepada awak media.
 
Capaian ini, menurutnya, mempertegas posisi Barru sebagai salah satu daerah yang sukses mendukung program swasembada pangan nasional.
 
Terkait instruksi Gubernur mengenai gerakan "Jumat Bersih" yang selaras dengan Gerakan Indonesia ASRI arahan Presiden, Andi Ina menegaskan bahwa budaya kebersihan sebenarnya sudah mendarah daging di Barru jauh sebelum arahan tersebut dikeluarkan.
 
"Jauh sebelum Gerakan Indonesia ASRI menjadi arahan nasional, Pemkab Barru telah rutin melaksanakan Gerakan Rabu Bersih. Kegiatan ini berjalan mulai dari tingkat OPD hingga ke desa dan kelurahan bersama masyarakat," tegasnya.
 
"Namun, dengan adanya instruksi baru ini, kami akan menyesuaikan jadwal aksi agar sinkron dengan gerakan serentak se-Sulsel," imbuh Bupati perempuan pertama di Barru ini.
 
Lebih lanjut, Andi Ina memaparkan bahwa sejumlah kebijakan nasional lainnya juga telah berjalan efektif di daerahnya, seperti Koperasi Merah Putih, Kampung Nelayan Merah Putih, serta respons cepat terhadap program Sekolah Rakyat.


Untuk memaksimalkan penyerapan anggaran APBN, Pemkab Barru juga segera melakukan inventarisasi aset secara menyeluruh. "Kami akan memastikan lahan tersedia secara clear and clean agar siap menjemput anggaran dari pusat," jelasnya.
 
Andi Ina menekankan bahwa seluruh keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan. Ia bersama Wakil Bupati berkomitmen untuk terus membangun komunikasi harmonis dengan DPRD, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat.
 
"Sinergi ini adalah modal utama bagi kami untuk memastikan seluruh arahan Bapak Presiden dan Bapak Gubernur dapat diimplementasikan dengan baik di lapangan," tegasnya.
 
Kehadiran jajaran pimpinan daerah Barru secara lengkap dalam Rakorda ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah untuk "tancap gas" demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Barru.
 
(Darman)