Musrenbang RKPD 2027 Galesong Utara di Gelar, Fokus Tingkatkan Kualitas SDM dan Infrastruktur Bersama Pelestarian Lingkungan


Musrenbang RKPD 2027 Galesong Utara di Gelar, Fokus Tingkatkan Kualitas SDM dan  Infrastruktur Bersama Pelestarian Lingkungan
 
Takalar (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com

Menggagas langkah strategis bagi kemajuan wilayah pada tahun depan, Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 untuk Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, telah sukses diselenggarakan pada hari Rabu (12/2). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Galesong Selatan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dengan tema sentral "Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Pemenuhan Infrastruktur Didukung Pelestarian Lingkungan Hidup".
 
Acara yang bertujuan menyusun prioritas pembangunan daerah ini dihadiri oleh rombongan penting dari berbagai instansi dan lembaga. Di antaranya adalah Camat Galesong Utara, Mohammad Faisal Irfan, SE, M.Si; anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Takalar yakni H. Hilal Asyajadah, Drs. Ahmad Sija, dan H. Nurdin HS; Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Takalar, Drs. Ahmad Rifai; serta perwakilan dari Balai Litbang Daerah (Balitbanda) Takalar.


Turut hadir pula perwakilan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, pengurus Forum Koordinasi Pimpinan Camat (Forkopincam), Kapolsek Galesong Utara, Danramil Galesong Utara, Kepala Puskesmas Galesong Utara, serta seluruh perwakilan dari tingkat kelurahan dan desa – termasuk Lurah, Kepala Desa, dan Kepala Sekolah se-Kecamatan Galesong Utara. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan komitmen bersama dalam menyusun rencana pembangunan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
 
Kegiatan resmi dibuka langsung oleh Camat Galesong Utara, Mohammad Faisal Irfan, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antar komponen untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. "Pembangunan yang kita inginkan bukan hanya sebatas peningkatan angka atau infrastruktur yang megah, tetapi pembangunan yang seimbang – di mana kapasitas sumber daya manusia kita semakin unggul, infrastruktur yang dibangun dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, dan sekaligus kita tetap menjaga kelestarian lingkungan hidup untuk generasi mendatang," ujarnya.
 
Selain pembukaan, acara juga menyajikan paparan terkait kondisi pembangunan saat ini di Kecamatan Galesong Utara, serta diskusi terbuka yang menghadirkan aspirasi langsung dari perwakilan masyarakat. Beberapa poin yang muncul dalam diskusi meliputi kebutuhan akan peningkatan fasilitas pendidikan, perbaikan jalan penghubung antar desa, pengelolaan sampah yang lebih efektif, dan program peningkatan keterampilan bagi masyarakat muda.
 
Para peserta juga sepakat bahwa pelestarian lingkungan harus menjadi bagian tidak terpisahkan dari setiap rencana pembangunan – mulai dari pembangunan infrastruktur hingga program pengembangan ekonomi lokal, guna memastikan bahwa kemajuan yang diraih tidak mengorbankan kelangsungan hidup alam sekitar.
 
(Husain Siama)