Wakil Bupati Barru Hadiri Entry Meeting Pemeriksaan LKPD 2025 Secara Daring
Barru (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com
Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., mewakili Bupati Barru mengikuti Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 yang diselenggarakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Kamis (12/2/2026). Kegiatan daring tersebut diikuti dari Ruang Rapat Pimpinan Lantai 5 Markas Pemerintah Pusat (MPP) Kantor Bupati Barru.
Turut hadir dalam acara tersebut Pejabat Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Barru Abubakar, Ketua Tim Pemeriksa Interim LKPD Kabupaten Barru dari BPK Provinsi Sulawesi Selatan Muhammad Rizal Fadhil, Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekretariat Daerah (Setda) Barru, Inspektur Kabupaten Barru, serta Sekretaris dan Kepala Bidang Akuntansi Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Barru.
Acara yang dipusatkan di Bali dan diikuti oleh seluruh pemerintah daerah di Indonesia dalam lingkup Ditjen Pemeriksaan Keuangan Negara VI BPK RI ini menandai dimulainya tahapan pemeriksaan LKPD tahun lalu. Forum ini berperan sebagai ruang strategis untuk menyamakan persepsi, membangun komunikasi terbuka, dan memastikan kelancaran proses pemeriksaan antara BPK RI dan pemerintah daerah.
Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, yang mewakili Menteri Dalam Negeri, menyampaikan apresiasi kepada BPK RI atas sinergi yang terus terbangun dalam pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Ia menekankan tiga poin penting: disiplin pengelolaan anggaran, penguatan koordinasi lintas sektor, serta peran aktif kepala daerah, sekretaris daerah, dan inspektorat dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas keuangan.
Pemerintah daerah juga didorong untuk mengoptimalkan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperkuat digitalisasi layanan publik, serta menjaga sinkronisasi kebijakan pembangunan antara pusat dan daerah agar tetap selaras dan berkelanjutan.
Sementara itu, Anggota VI BPK RI Fathan Subchi menegaskan bahwa pemeriksaan LKPD bukan bertujuan mencari kesalahan, melainkan untuk memperkuat tata kelola keuangan yang bersih, transparan, dan akuntabel. "Pemeriksaan diharapkan menjadi instrumen evaluasi konstruktif guna memastikan pelaksanaan APBD berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran," ujarnya.
Wakil Bupati Barru beserta seluruh jajaran yang hadir menunjukkan perhatian serius saat menyimak setiap arahan yang disampaikan. Hal ini mencerminkan kesiapan dan komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam mengikuti seluruh tahapan pemeriksaan secara terbuka, kooperatif, dan profesional.
Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pengelolaan keuangan yang semakin tertib, transparan, dan bertanggung jawab. Setiap proses pemeriksaan dipandang sebagai ruang pembelajaran dan penguatan, agar setiap rupiah anggaran benar-benar menjadi energi pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya visi Barru: Barru Berkeadilan, Barru Maju Berkelanjutan, dan Barru Sejahtera Lebih Cepat.
(Darman)













