Notification

×

Iklan

Iklan

Jelang Idulfitri, Bupati Barru Sidak Pasar Mattirowalie, Pastikan Stok dan Harga Sembako Stabil

3/13/26 | Jumat, Maret 13, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-12T17:50:16Z


BARRU (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM

Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari turun langsung memantau kondisi pasar guna memastikan ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.

Pemantauan tersebut dilakukan melalui inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tradisional Mattirowalie, Kecamatan Barru, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok selama bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

Dalam sidak tersebut, Bupati Barru didampingi Wakil Bupati Dr. Ir. Abustan A. Bintang, Ketua DPRD Barru, Kapolres Barru, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Pengadilan Negeri Barru, serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Kehadiran jajaran pemerintah daerah di tengah aktivitas pasar bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi distribusi, ketersediaan, serta perkembangan harga bahan pokok di pasaran. Selain itu, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi pedagang dan masyarakat.

Saat meninjau sejumlah lapak pedagang, Bupati Andi Ina bersama rombongan berdialog langsung dengan para pedagang serta warga yang sedang berbelanja untuk mengetahui kondisi harga dan pasokan bahan pangan.

Berdasarkan hasil pemantauan bersama Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan, Bupati menyampaikan bahwa ketersediaan sembilan bahan pokok (sembako) di wilayah Kabupaten Barru masih dalam kondisi aman dengan harga yang relatif stabil.

Beberapa komoditas tercatat masih berada pada kisaran harga wajar, di antaranya ayam potong sekitar Rp30.000 per kilogram, udang Rp60.000 per kilogram, daging sapi lokal Rp130.000 per kilogram, serta beras premium sekitar Rp12.500 per kilogram. Sementara bawang merah berada di kisaran Rp35.000 per kilogram dan cabai rawit sekitar Rp55.000 per kilogram.

“Untuk harga saat ini masih terpantau stabil. Meskipun ada kenaikan pada beberapa komoditas, namun kenaikannya masih dalam batas wajar,” ujar Andi Ina.

Ia juga menyebutkan bahwa sebagian pasokan bahan pangan di pasar berasal dari hasil produksi pertanian masyarakat Kabupaten Barru. Kondisi ini dinilai turut membantu menjaga ketersediaan bahan pangan sekaligus menekan potensi kenaikan harga di tingkat pedagang.

Menurutnya, dukungan sektor pertanian lokal menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok di daerah.

Pemerintah Kabupaten Barru, lanjutnya, akan terus melakukan pemantauan secara berkala di pasar-pasar tradisional guna memastikan distribusi bahan pangan berjalan lancar dan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

Selain itu, koordinasi dengan Satgas Pangan juga terus diperkuat sebagai langkah antisipasi terhadap potensi lonjakan harga maupun kelangkaan komoditas tertentu di pasaran.

Menjelang Hari Raya Idulfitri, daya beli masyarakat mulai meningkat seiring dengan aktivitas warga yang melengkapi kebutuhan selama bulan Ramadan. Meski demikian, ketersediaan bahan pokok seperti minyak goreng, gula pasir, daging, telur, dan ikan secara umum masih dalam kategori aman.

Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan komitmennya untuk terus memantau kondisi pasar dan memastikan distribusi kebutuhan pokok berjalan dengan baik, sehingga masyarakat dapat menjalani bulan Ramadan dan menyambut Idulfitri dengan tenang dan nyaman.

(Darman)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update