Notification

×

Iklan

Iklan

Kisah Haru Hasma Daeng So’na, Tiga Tahun Hidup Tanpa Penglihatan di Sanrobone

3/08/26 | Minggu, Maret 08, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-08T11:12:48Z

Kisah Haru Hasma Dg. So’na, Tiga Tahun Hidup Tanpa Penglihatan di Sanrobone

TAKALAR (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM

Di sebuah rumah sederhana di Dusun Galumbaya, Desa Ujung Baji, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, hidup seorang perempuan lanjut usia bernama Hasma Dg. So’na (60). Di balik kesederhanaan rumahnya, tersimpan kisah tentang ketabahan, harapan, dan perjuangan menghadapi keterbatasan hidup.

Tiga tahun lalu, kehidupan Hasma berubah secara tiba-tiba. Suatu pagi saat terbangun dari tidurnya, ia menyadari bahwa kedua matanya tidak lagi mampu melihat. Tanpa tanda sebelumnya, penglihatannya hilang, membuatnya harus menerima kenyataan pahit menjalani hidup dalam kegelapan.

Sejak saat itu, Hasma menjalani hari-harinya dengan penuh keterbatasan. Ia tinggal bersama suaminya, Ilyas Dg. Tiro, serta tiga orang anaknya. Di rumah kecil itulah keluarga ini saling menguatkan dan menjalani kehidupan dengan penuh kesabaran.

Di tengah kondisi tersebut, kepedulian datang dari Komunitas Sedekah Sembako yang mengunjungi kediaman Hasma untuk memberikan bantuan berupa paket sembako. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Hasma sebagai bentuk empati dan dukungan terhadap keluarga tersebut.

Meski sederhana, kehadiran para relawan membawa kebahagiaan tersendiri bagi Hasma dan keluarganya. Dengan senyum penuh syukur, ia menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan.

Di balik keterbatasannya, Hasma masih menyimpan harapan besar. Ia berharap suatu saat ada bantuan dari pemerintah daerah maupun para dermawan yang dapat membantunya mendapatkan pengobatan atau operasi mata.

Harapannya sederhana, ia ingin kembali melihat wajah suami dan anak-anaknya, menikmati cahaya pagi, serta menjalani kehidupan seperti sedia kala.

Kisah Hasma Dg. So’na menjadi pengingat bahwa di sekitar kita masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian dan uluran tangan. Kepedulian sekecil apa pun dapat menjadi cahaya harapan bagi mereka yang hidup dalam keterbatasan.

Dengan dukungan berbagai pihak, bukan tidak mungkin harapan Hasma untuk kembali melihat dunia dapat terwujud suatu hari nanti.

(Ruslan Rurung)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update