Notification

×

Iklan

Iklan

Pemkab Barru Bahas Strategi Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting dalam Pra-Musrenbang Tematik

3/13/26 | Jumat, Maret 13, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-13T07:43:20Z


BARRU (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM

Pemerintah Kabupaten Barru menggelar Pra-Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra-Musrenbang) Tematik Kemiskinan dan Stunting di Aula Rapat Lantai II Bapperida Barru, Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk merumuskan langkah terpadu dalam menekan angka kemiskinan dan stunting di daerah tersebut.

Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, membuka langsung kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa persoalan kemiskinan dan stunting masih menjadi tantangan serius dalam pembangunan daerah sehingga membutuhkan penanganan terpadu melalui kolaborasi lintas sektor.

Menurutnya, upaya penanganan kedua persoalan tersebut tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui kerja bersama yang terintegrasi, terarah, dan berkelanjutan.

Kemiskinan dan stunting adalah tanggung jawab kolektif. Kita memerlukan kerja kolaboratif dengan komitmen nyata untuk menyelesaikan akar persoalan yang kompleks,” tegasnya.

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 yang dirilis pada 2025, prevalensi stunting di Kabupaten Barru tercatat 26,9 persen, meningkat dibandingkan tahun 2023 yang berada pada angka 22,1 persen. Meski demikian, angka tersebut masih menempatkan Barru sebagai salah satu dari lima daerah dengan prevalensi stunting terendah di Sulawesi Selatan.

Untuk menekan angka tersebut, Bupati Barru menekankan sejumlah langkah strategis yang perlu diperkuat, di antaranya peningkatan layanan kesehatan bagi ibu hamil dan balita, pemenuhan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan, penguatan peran posyandu dan kader kesehatan, serta peningkatan akses terhadap air bersih dan sanitasi layak.

Selain itu, upaya pengentasan kemiskinan juga diarahkan melalui penguatan ekonomi kerakyatan dan pelaku UMKM, peningkatan keterampilan tenaga kerja, penciptaan lapangan kerja produktif, serta optimalisasi program perlindungan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pemaparan oleh Wakil Bupati Barru sekaligus Ketua TKPKD dan TPPS Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., yang menjelaskan kondisi terkini serta langkah strategis percepatan penurunan kemiskinan dan stunting di Kabupaten Barru.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan berita acara komitmen bersama oleh Bupati dan Wakil Bupati Barru bersama sejumlah pemangku kepentingan, antara lain Kepala Bapperida, Kepala Dinas Sosial dan PPPA, Kepala Dinas Kesehatan, Camat Mallusetasi, Kepala Desa Bulo-Bulo, pimpinan Bank Sulselbar, serta pimpinan Baznas Barru.

Penandatanganan tersebut menjadi bentuk dukungan bersama untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan dan stunting di Kabupaten Barru.

Melalui forum ini diharapkan terbangun sinergi dan komitmen bersama dalam merumuskan langkah-langkah strategis yang lebih terarah dan efektif guna mempercepat penanganan kemiskinan dan stunting di daerah tersebut.

Pra-Musrenbang ini turut dihadiri oleh Pj. Sekretaris Daerah Barru, para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, kepala desa, perwakilan perbankan, BUMN/BUMD, serta berbagai unsur terkait lainnya.

(Darman)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update