Notification

×

Iklan

Iklan

Polres Takalar Ikuti Penanaman Jagung Serentak Secara Nasional, Dukung Swasembada Pangan

3/08/26 | Minggu, Maret 08, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-08T00:38:31Z

Polres Takalar Ikuti Penanaman Jagung Serentak Secara Nasional, Dukung Swasembada Pangan

TAKALAR (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM

Kepolisian Resor (Polres) Takalar turut ambil bagian dalam kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dilaksanakan secara nasional dan dipimpin langsung oleh Kapolri melalui sambungan virtual, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan yang terhubung melalui zoom meeting tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo sebagai bagian dari upaya mendukung program swasembada jagung nasional serta memperkuat ketahanan pangan di berbagai daerah.

Di Kabupaten Takalar, kegiatan dipusatkan di Dusun Salekowa, Desa Towata, Kecamatan Polongbangkeng Utara. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman bersama jajaran pejabat utama Polres Takalar, unsur TNI, pemerintah desa, serta perwakilan kelompok tani setempat.

Usai mengikuti arahan Kapolri secara virtual, Kapolres Takalar bersama para tamu undangan melakukan penanaman jagung secara simbolis di lahan milik H. Yangki (60), seorang pensiunan guru. Lahan seluas kurang lebih tiga hektare tersebut saat ini dikelola oleh Kelompok Tani Tamalanrea.

Kapolres Takalar mengatakan, kegiatan penanaman jagung serentak ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ketersediaan pangan masyarakat, terlebih di tengah dinamika situasi global yang tidak menentu.

“Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam mendukung program swasembada pangan nasional,” ujarnya.

Dalam kegiatan virtual tersebut juga disampaikan sejumlah program pembangunan yang tengah berjalan, di antaranya pembangunan Jembatan Merah Putih serta pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan akses transportasi masyarakat sekaligus memperkuat pelayanan pemenuhan gizi bagi masyarakat.

Dengan adanya kolaborasi berbagai pihak, program penanaman jagung serentak ini diharapkan mampu mendorong peningkatan produksi jagung nasional serta mendukung terwujudnya kemandirian pangan Indonesia.

(Muhammad Risal)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update