Notification

×

Iklan

Iklan

ASN di Takalar Diamankan Terkait Dugaan Pelecehan, Polisi Dalami Bukti dan Lindungi Korban

4/24/26 | Jumat, April 24, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-24T05:01:47Z

ASN di Takalar Diamankan Terkait Dugaan Pelecehan, Polisi Dalami Bukti dan Lindungi Korban

TAKALAR (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM

Aparat kepolisian bergerak cepat menangani dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan seorang aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Takalar. Terduga pelaku berinisial AM kini telah diamankan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Takalar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Takalar, Iptu Heriyanto, Kamis (23/4/2026), membenarkan penanganan kasus tersebut.
“Terduga pelaku sudah kami amankan sejak kemarin untuk kepentingan penyelidikan,” ujarnya.

Kasus ini mencuat setelah beredarnya informasi di masyarakat terkait dugaan perbuatan asusila yang diduga dilakukan AM, yang diketahui bertugas di salah satu sekolah dasar di Desa Tonasa, Kecamatan Sanrobone. Korban disebut-sebut merupakan seorang pelajar SMK berinisial G yang masih di bawah umur.

Perhatian publik meningkat seiring beredarnya video yang diduga memperlihatkan interaksi tidak pantas antara terduga pelaku dan korban. Namun, pihak kepolisian menegaskan bahwa keaslian video tersebut masih dalam proses pendalaman dan akan diuji secara forensik.

“Semua informasi, termasuk video yang beredar, masih kami dalami untuk memastikan kebenarannya berdasarkan alat bukti yang sah,” tambah Heriyanto.

Polisi juga memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional dan mengedepankan perlindungan terhadap korban, mengingat kasus ini melibatkan anak di bawah umur. Koordinasi dengan instansi terkait, termasuk pihak pendidikan dan perlindungan anak, turut dilakukan guna memastikan proses berjalan sesuai ketentuan hukum.

Sementara itu, terduga pelaku AM membantah tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Ia mengklaim bahwa video yang beredar merupakan hasil rekayasa.

“Video itu hasil editan. Saya tidak melakukan seperti yang dituduhkan,” ujarnya.

Hingga saat ini, penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap fakta secara utuh. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat berwenang.

(Muhammad Risal)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update