Wabup Barru Pimpin Upacara HUT Otda ke-30, Tekankan Sinergi dan Pelayanan Publik
Barru (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com
Wakil Bupati Barru, Dr. Abustan Andi Bintang, M.Si, memimpin upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 di halaman Kantor Bupati Barru, Senin (27/4). Upacara berlangsung khidmat dan diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara (ASN), TNI/Polri, kepala OPD, camat, serta lurah dan kepala desa se-Kabupaten Barru.
Dalam amanatnya, Wakil Bupati menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah tidak sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Pada kesempatan tersebut, ia membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam penyelenggaraan otonomi.
“Otonomi daerah merupakan instrumen strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kutipnya.
Mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, pemerintah menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan, koordinasi lintas sektor, serta kemandirian daerah dalam mengelola potensi lokal secara bertanggung jawab.
Wakil Bupati juga menguraikan sejumlah langkah penguatan otonomi daerah, di antaranya integrasi perencanaan pembangunan, reformasi birokrasi berbasis hasil melalui digitalisasi, penguatan kemandirian fiskal, peningkatan kolaborasi antar daerah, serta fokus pada layanan dasar dan pengentasan kemiskinan.
Selain itu, pemerintah daerah diminta adaptif terhadap tantangan global seperti ketahanan pangan, stabilitas ekonomi, dan perubahan iklim, serta memastikan kebijakan yang diambil berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Pemerintah daerah tidak hanya sebagai pelaksana, tetapi harus proaktif merumuskan kebijakan yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan daerah,” tegasnya.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan santunan Jaminan Kematian dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pangkep kepada tiga ahli waris, yakni keluarga almarhum Muhammad Rusdin (BPD Desa Corawali), almarhum Hasbullah (BPD Desa Kading), dan almarhumah Asri (pekerja rentan Desa Pujananting).
Penyerahan santunan tersebut menjadi bentuk perlindungan sosial bagi pekerja sekaligus wujud kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat.
Upacara ditutup dengan tertib. Pemerintah Kabupaten Barru berharap momentum Hari Otonomi Daerah ke-30 dapat memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik serta mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
(Darman)




