Notification

×

Iklan

Iklan

Wakil Ketua Komisi II DPRD Barru Herman Jaya Apresiasi Langkah Bupati Buka Investasi, OPD Diminta Bergerak Cepat

4/24/26 | Jumat, April 24, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-24T08:37:08Z


BARRU (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM

Langkah Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, dalam membuka peluang investasi melalui tayangan nasional mendapat apresiasi dari DPRD Kabupaten Barru. Meski demikian, legislatif menekankan pentingnya tindak lanjut konkret dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Wakil Ketua Komisi II DPRD Barru, Herman Jaya, menilai pernyataan Bupati bukan sekadar wacana, melainkan sinyal kuat untuk mempercepat realisasi investasi di daerah.

“Pernyataan Ibu Bupati harus segera diterjemahkan dalam langkah konkret oleh seluruh stakeholder, khususnya OPD. Kepala dinas harus mampu menindaklanjuti arah kebijakan tersebut agar investasi benar-benar bergerak,” ujar Herman, Jumat (25/4/2026).

Sebelumnya, Bupati Barru tampil dalam program Decision Makers CNN Indonesia pada Rabu (22/4/2026). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan transformasi Barru sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sulawesi Selatan, dengan mengandalkan potensi wilayah yang mencakup laut, dataran rendah, dan pegunungan.

Bupati juga menekankan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan kemudahan perizinan serta kepastian berusaha bagi investor.

“Kami berkomitmen mempermudah proses perizinan dan memastikan investor merasa nyaman berusaha di Barru,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Herman Jaya menilai diperlukan kerja kolektif yang responsif dan proaktif dari seluruh perangkat daerah untuk mendukung iklim investasi yang kondusif.

“Semua elemen harus bergerak cepat dan proaktif. Ketika investor datang, harus langsung difasilitasi, terutama terkait kelengkapan dokumen,” tegasnya.

Ia juga mendorong pembentukan tim percepatan investasi guna memastikan proses berjalan efektif dan tidak berbelit. Menurutnya, kesiapan dokumen dasar menjadi faktor penting dalam menarik minat investor.

Herman mencontohkan kawasan industri KIBAR yang dinilai perlu disiapkan secara administratif, termasuk dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

“Jika dokumen seperti AMDAL sudah tersedia, investor dapat langsung fokus pada pembangunan tanpa terhambat proses administrasi,” jelasnya.

Menurutnya, kesiapan tersebut tidak hanya mempercepat realisasi investasi, tetapi juga meningkatkan daya saing daerah di tengah persaingan antarwilayah.

Sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dinilai menjadi kunci dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, responsif, dan berkelanjutan, sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Barru.

(Darman)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update