Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Takalar Letakkan Batu Pertama Irigasi Tersier, Dukung Pengairan 470 Hektare Sawah

7/22/26 | Rabu, Juli 22, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-22T12:08:42Z

Bupati Takalar Letakkan Batu Pertama Irigasi Tersier, Dukung Pengairan 470 Hektare Sawah

TAKALAR (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM

Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye melakukan peletakan batu pertama pembangunan jaringan irigasi tersier di Lingkungan Bantinoto I, Kelurahan Bontokadatto, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Rabu (22/7/2026).

Pembangunan irigasi tersebut ditargetkan memperkuat pasokan air untuk sekitar 470 hektare lahan sawah atau 47 titik layanan irigasi di wilayah Polongbangkeng Selatan.

Bupati Daeng Manye mengatakan, ketersediaan air menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian dan mendukung peningkatan hasil panen petani.

“Air adalah penyambung kehidupan bagi pertanian. Karena itu, pemerintah terus memperjuangkan agar pasokan air tetap tersedia sehingga masyarakat bisa terus meningkatkan hasil panennya,” ujar Daeng Manye.

Ia mengajak masyarakat turut menjaga dan memelihara jaringan irigasi agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Takalar, Parawangsa, mengatakan pembangunan irigasi tersebut merupakan hasil perjuangan pemerintah daerah dalam mengawal usulan bantuan kepada pemerintah pusat.

Selain jaringan irigasi, pemerintah juga menyiapkan sejumlah program pendukung, seperti irigasi perpompaan, dam parit, sumur dalam, sumur dangkal, serta bantuan sarana pertanian bagi kelompok tani.

Ketua Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air Daerah Irigasi Pamukulu, Nasir, menyebut jaringan irigasi tersier tersebut memiliki panjang sekitar 300 meter. Ia berharap pembangunan segera rampung sehingga distribusi air ke lahan pertanian masyarakat menjadi lebih lancar.

Peletakan batu pertama turut dihadiri unsur Forkopimcam Polongbangkeng Selatan, jajaran Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan, serta puluhan perwakilan kelompok tani.

(Muhammad Rizal)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update